Bos Marvel: Ghost Rider Ide Ryan Gosling

Asep Syaifullah
|
detikPop
LAS VEGAS, NEVADA - APRIL 25: Ryan Gosling speaks onstage as he promotes the upcoming film Barbie during the Warner Bros. Pictures Studio presentation during CinemaCon, the official convention of the National Association of Theatre Owners, at The Colosseum at Caesars Palace on April 25, 2023 in Las Vegas, Nevada. (Photo by Ethan Miller/Getty Images)
Foto: Ethan Miller/Getty Images
Jakarta - Kejutan besar datang dari Marvel Studios yang secara resmi mengumumkan film solo Ghost Rider untuk rilis pada tahun 2028, dengan menunjuk Ryan Gosling sebagai pemeran utama Johnny Blaze di bawah arahan sutradara Shawn Levy (Deadpool & Wolverine).

Pengumuman yang disampaikan langsung oleh Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, di San Diego Comic-Con tersebut mengungkapkan bahwa proyek ini terwujud berkat gagasan kreatif yang diajukan langsung oleh Gosling dan Levy saat keduanya tengah terlibat dalam produksi film Star Wars: Starfighter.

Kehadiran Gosling sebagai sosok antihero bertengkorak api tersebut sekaligus menandai debut pertamanya di ranah film pahlawan super.

Pengumuman film Ghost Rider tersebut juga menjadi bagian dari pameran strategi baru Marvel Studios yang memilih untuk memperlambat laju produksi dan merestrukturisasi kalender rilis mereka demi menjaga kualitas karya.

Terkait proyek Ghost Rider, Feige membeberkan bahwa terwujudnya film ini murni merupakan buah dari kegigihan dan konsep matang yang dibawa oleh Ryan Gosling sendiri.

"Gosling-lah yang memiliki visinya. Dia yang membawa ide cerita tersebut hingga meluluhkan hati Shawn, lalu mereka datang mempresentasikannya kepada kami. Ide itulah yang akhirnya membawa kita semua berdiri di panggung hari ini," puji Feige.

Perubahan Strategi: Lebih Sedikit Film, Lebih Terfokus

Dengan pengumuman ini, Marvel mengonfirmasi bahwa lini rilis bioskop mereka hingga tahun 2028 akan dipangkas secara signifikan.

Antara saat ini hingga 2028, hanya ada tiga film Marvel yang dijadwalkan hadir di bioskop: Spider-Man: Brand New Day, Avengers: Doomsday, dan Avengers: Secret Wars.

Bahkan, Secret Wars dipastikan menjadi satu-satunya film Marvel yang akan menghiasi layar lebar sepanjang 2027.

Sementara di lini layar kaca, serial VisionQuest yang tayang di Disney+ pada Oktober mendatang menjadi salah satu dari sedikit proyek streaming yang tersisa.

Secara keseluruhan, MCU hanya akan merilis total empat judul proyek (gabungan film dan serial) dalam kurun waktu dua tahun ke depan-sebuah penurunan drastis dibanding 2023 yang sempat merilis hingga enam proyek sekaligus dalam satu tahun.

Bos Marvel Studios, Kevin Feige, menegaskan bahwa pemotongan kuantitas ini sengaja dilakukan agar timnya tidak kewalahan menjaga mutu cerita.

"Banyak dari langkah ini adalah bagian dari strategi yang sudah lama kami bicarakan, yaitu berfokus pada kualitas," jelas Feige kepada majalah Empire.

"Kami selalu berusaha fokus pada kualitas, tetapi ketika kuantitas terlalu banyak, fokus kami menjadi terbagi-bagi. Kami tidak ingin kewalahan, dan proyek Avengers adalah hal yang sangat penting."

"Secret Wars sendiri adalah landasan menuju masa depan MCU, jadi fokus utamanya adalah menyempurnakan film tersebut sebelum melangkah ke tahun 2028, di mana dua proyek pertamanya sudah kami umumkan: 'Ghost Rider' dan 'Black Panther 3'."

Langkah efisiensi ini menjadi ajang evaluasi dan koreksi atas gelombang kritik serta penurunan komersial yang dialami Marvel sepanjang era 2023 hingga 2024.

Feige sebelumnya sempat mengakui bahwa ekspansi masif ke platform Disney+ membuat studio terjebak pada prinsip di mana "kuantitas mengalahkan kualitas."

Mantan CEO Disney, Bob Iger, turut mengidentifikasi masalah serupa. Menurutnya, penetrasi Marvel yang terburu-buru ke ranah serial televisi mendilusi fokus utama studio.

"Marvel sebelumnya tidak pernah berada di industri TV dalam skala sebesar itu. Mereka tidak hanya meningkatkan jumlah produksi film, tetapi juga membuat banyak serial TV secara bersamaan. Secara gamblang, hal itu memecah fokus dan perhatian mereka," ungkap Iger.

Di samping pengumuman Ghost Rider, Marvel Studios juga mengonfirmasi proyek Black Panther 3 untuk lini rilis 2028, yang akan menjadi panggung debut bagi aktor David Jonsson sebagai T'Challa II (Toussaint).

(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO