Saat Brad Pitt dan Quentin Tarantino Ribut hingga Diancam 'Mati'

Asep Syaifullah
|
detikPop
LOS ANGELES, CALIFORNIA - JANUARY 19: Brad Pitt accepts Outstanding Performance by a Male Actor in a Supporting Role for Once Upon a Time in Hollywood onstage during the 26th Annual Screen Actors Guild Awards at The Shrine Auditorium on January 19, 2020 in Los Angeles, California. 721359 (Photo by Kevork Djansezian/Getty Images for Turner)
Foto: Kevork Djansezian/Getty Images for Turner
Jakarta - Quentin Tarantino dan Brad Pitt dikenal sebagai kolaborator dekat yang sukses melahirkan karya-karya ikonik, hubungan kerja mereka ternyata tidak luput dari gesekan kreatif.

Sebuah anekdot mengejutkan baru-baru ini terungkap mengenai momen ketika Tarantino dibuat sangat geram oleh tindakan Pitt di lokasi syuting film Once Upon a Time... in Hollywood (2019).

Dilansir dari Variety (22/5) kisah di balik layar ini dibagikan langsung oleh aktor veteran Bruce Dern dalam wawancaranya dengan People di sela-sela perayaan peluncuran dokumenter terbarunya berjudul Dernsie di Festival Film Cannes.

Istilah "Dernsie" sendiri merupakan sebutan unik untuk baris dialog atau momen kecil yang sering kali diimprovisasi oleh Dern demi memperkuat penampilannya di depan kamera.

Insiden ini terjadi saat pengambilan gambar adegan di mana karakter Brad Pitt (Cliff Booth) membangunkan karakter yang dimainkan oleh Bruce Dern (George Spahn).

Sebagai aktor yang gemar bereksplorasi, Dern secara spontan melakukan improvisasi kecil yang tidak ada di dalam naskah untuk menggambarkan kondisi karakternya yang linglung.

"Ketika Brad Pitt membangunkan saya di Once Upon a Time... in Hollywood, saya sedang berada di tempat tidur, lalu saya bangun dan merasa sedikit pening, lalu saya hanya berucap, 'Saya tidak begitu yakin dengan apa yang sedang terjadi,'" kenang Dern.

once upon a time in hollywoodonce upon a time in hollywood Foto: (imdb.)

"Saya sedang menatapnya, dan tiba-tiba (Pitt) menghentikan kamera. Dia menghentikan kamera secara sepihak."

Keputusan Brad Pitt untuk menghentikan syuting secara tiba-tiba karena adanya dialog improvisasi langsung memicu ketegangan hebat.

Quentin Tarantino, yang dikenal sangat protektif terhadap jalannya proses syuting dan kesakralan naskahnya, langsung menunjukkan reaksi yang sangat keras.

"Ekspresi di wajah Quentin-maksud saya, dia terlihat sangat marah dan serius-dan dia berkata, 'Brad, apa yang baru saja kamu lakukan?'" tutur Dern menirukan ucapan Tarantino saat itu.

Dern melanjutkan, "Dia (Pitt) menjawab, 'Ya, saya menghentikan kameranya.' Lalu Tarantino membalas, 'Jangan pernah lagi seumur hidupmu kamu berani menghentikan kamera atau kamu akan mati di bisnis (industri film) ini. Itu adalah ranah saya. Jangan pernah menghentikan syuting.'"

Mendapat teguran keras yang sangat serius dari sang sutradara, Brad Pitt memilih untuk tidak memperpanjang konfrontasi.

"Jadi kami kemudian melanjutkan dan menyelesaikan adegan tersebut, dan yang dilakukan Brad setelahnya hanyalah berkata kepada Tarantino, 'Ya, apa yang dia (Dern) ucapkan tadi kan tidak ada di dalam naskah,'" tambah Dern.

Meskipun sempat diwarnai ketegangan interpersonal yang cukup tajam antara sutradara dan aktor utamanya, dedikasi semua pihak terbukti membuahkan hasil yang luar biasa.

Once Upon a Time... in Hollywood sukses besar baik secara komersial maupun di mata kritikus. Film ini berhasil meraih 10 nominasi Academy Awards dan memenangkan dua piala Oscar, termasuk piala Aktor Pendukung Terbaik yang dibawa pulang oleh Brad Pitt.

Cerita dari Bruce Dern ini menjadi gambaran nyata betapa tingginya tensi dan intensitas kreativitas yang terjadi di lokasi syuting berkelas tinggi, di mana batas-batas otoritas sutradara dijaga dengan sangat ketat.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO