Lupita Nyong'o Akhirnya Tanggapi Kritik Perannya di The Odyssey

Asep Syaifullah
|
detikPop
Lupita Nyongo arrives at the Vanity Fair Oscar Party on Sunday, March 2, 2025, at the Wallis Annenberg Center for the Performing Arts in Beverly Hills, Calif. (Photo by Evan Agostini/Invision/AP)
Foto: Evan Agostini/Invision/AP/Evan Agostini
Jakarta - Aktris pemenang Oscar, Lupita Nyong'o, secara terbuka memberikan respons tegas terhadap kritik dan reaksi negatif dari Elon Musk dan beberapa tokoh yang diarahkan kepada dirinya terkait keterlibatannya dalam proyek film epik mendatang, The Odyssey.

Kontroversi ini mencuat setelah pengumuman jajaran pemain untuk adaptasi terbaru kisah klasik tersebut memicu perdebatan di media sosial mengenai ketepatan pemilihan pemain (casting).

Beberapa kelompok mengkritik keputusan sutradara yang memilih jajaran pemain yang dianggap tidak sesuai dengan representasi tradisional Eurosentris dari teks aslinya.

Dalam wawancaranya dengan Elle, Lupita Nyong'o menegaskan bahwa esensi dari kisah-kisah mitologi klasik bersifat universal dan dapat diinterpretasikan ulang oleh siapa saja, tanpa harus terbatas oleh batasan ras atau warna kulit tertentu.

"Saya sangat mendukung niat Chris terkait hal ini dan versi cerita yang sedang ia sampaikan. Jajaran pemain kami merupakan representasi dari dunia nyata. Saya tidak ingin menghabiskan waktu saya untuk memikirkan pembelaan. Kritik akan selalu ada, entah saya menanggapinya atau tidak."

Ia kemudian menambahkan, "Merupakan sesuatu yang luar biasa bisa menjadi bagian dari The Odyssey, karena proyek ini begitu megah dan melintasi berbagai dunia. Itulah mengapa jajaran pemainnya seperti ini. Kami sedang mengisi narasi epik dari zaman kita saat ini."

Bagi Nyong'o, esensi seni peran adalah menghidupkan kemanusiaan dalam sebuah karakter, bukan sekadar mencocokkan penampilan fisik dengan ekspektasi masa lalu.

Ia juga menambahkan bahwa narasi The Odyssey berbicara tentang perjalanan, ketahanan, dan pencarian jati diri-tema-tema yang relevan bagi seluruh umat manusia dari berbagai latar belakang budaya.

Nyong'o yang selama ini dikenal sangat selektif dalam memilih peran pasca-kemenangan Oscarnya, menyatakan bahwa dirinya tidak akan membiarkan reaksi negatif tersebut mendikte pilihan karier atau membatasi ruang geraknya sebagai seorang seniman.

Ia memandang bahwa sinema modern harus terus bergerak maju dengan memberikan ruang bagi representasi yang lebih inklusif.

Dukungan terhadap keterlibatan Nyong'o juga datang dari tim produksi dan komunitas kreatif yang menilai bahwa visi sutradara untuk film ini adalah menghadirkan perspektif baru yang segar dan relevan bagi penonton global abad ke-21.

Meskipun menuai perdebatan di ranah daring, proyek The Odyssey tetap berjalan sesuai rencana dan kini menjadi salah satu film yang paling banyak menyita perhatian publik menjelang masa perilisannya.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO