Kisah Poe Mamhe Thar dan Debut Emosionalnya di Film Gohan

Asep Syaifullah
|
detikPop
Gohan (2026).
Foto: Dok. GDH 559
Jakarta - Aktris asal Myanmar, Poe Mamhe Thar, baru saja mengambil langkah terbesar dalam karier internasionalnya.

Setelah bertahun-tahun membangun reputasi lewat berbagai karakter di industri film lokal, ia kini resmi melakukan debut di sinema Thailand melalui proyek ambisius berjudul Gohan.

Film ini bukan sekadar proyek biasa, Gohan diproduksi oleh GDH 559, studio di balik kesuksesan fenomenal How to Make Millions Before Grandma Dies.

Disutradarai oleh tiga sineas papan atas-Baz Poonpiriya, Chayanop Boonprakob, dan Atta Hemwadee-film ini menjadi salah satu karya yang paling dinantikan di tahun ini.

Dalam film ini, Poe Mamhe Thar memerankan sosok seorang pengurus rumah tangga muda asal Myanmar yang bekerja di sebuah penampungan anjing. Karakter ini merupakan satu dari tiga pemilik yang bersinggungan dengan seekor anjing putih telantar bernama Gohan dalam kurun waktu satu dekade.

Kisah Gohan sendiri terbagi dalam tiga babak emosional: perjalanan bersama seorang insinyur otomotif Jepang yang hampir pensiun, sang pengurus rumah tangga asal Myanmar (Poe Mamhe Thar), dan seorang mahasiswa seni yang tengah belajar memahami arti cinta yang sebenarnya.

Dalam wawancaranya dengan Variety, Poe Mamhe Thar mengungkapkan bahwa ia sudah merasakan keistimewaan proyek ini sejak pertama kali diundang untuk audisi.

"Saya tahu ini adalah proyek yang sangat spesial dan akan menjadi besar," ungkapnya.

Keyakinannya bukan tanpa alasan; nama besar GDH dan sutradara Baz Poonpiriya adalah jaminan kualitas di industri film Asia Tenggara.

Bekerja di luar negeri seringkali memberikan tantangan tersendiri, namun Poe mengaku terkejut dengan betapa hangatnya suasana di lokasi syuting.

Ia memuji organisasi produksi yang sangat rapi dan perhatian tim yang luar biasa.

"Banyak hal sudah disiapkan bahkan sebelum saya sempat bertanya. Produksinya sangat terorganisir, dan kolaborasi antar departemen terasa sangat mulus dan natural. Itu benar-benar membuat lokasi syuting terasa seperti rumah kedua bagi saya," kenangnya.

Film Gohan menjadi titik temu bagi talenta dari berbagai negara, termasuk Jepang, Thailand, dan Myanmar. Bagi Poe Mamhe Thar, pertukaran budaya ini adalah aspek paling bermakna dari seluruh pengalamannya.

Ia sering berdiskusi dengan rekan-rekan kerjanya mengenai perspektif dan budaya industri film di negara masing-masing. Ia berharap debutnya ini dapat membuka pintu bagi lebih banyak kemitraan regional di masa depan.

"Saya berharap proyek seperti ini akan membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi antarnegara di kawasan ini," tutupnya penuh harap.

Gohan dijadwalkan tayang di bioskop pada 14 Mei mendatang.


(ass/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO