Monolog Jimmy Kimmel Usai Tragedi Kematian Alex Pretti

Asep Syaifullah
|
detikPop
Jimmy Kimmel
Foto: dok. Jimmy Kimmel Live!
Jakarta - Kematian Alex Pretti memicu gelombang protes dari seluruh masyarakat di Amerika Serikat. Hampir semuanya sepakat, tindakan yang dilakukan oleh pemerintah adalah kesalahan besar dan ketidakadilan pada warganya.

Hal ini juga yang disuarakan oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Ia menggunakan panggung acaranya untuk memberikan respons tajam terhadap tragedi tersebut.

Dilansir dari Deadline (28/1) Jimmy Kimmel Live kali ini berbeda dari malam-malam sebelumnya. Ia melakukan monolog pembukanya yang emosional sekaligus sarkastik, tanpa ada tawa dari para penonton sama sekali. Semua sepakat bahwa ini bukanlah hal yang bisa dijadikan komedi atau ditertawakan.

"Saya menghabiskan akhir pekan, seperti mungkin banyak dari Anda, melihat ponsel saya dan merasa terkejut dan muak dengan apa yang terjadi di Minneapolis," kata Kimmel di awal monolognya.

"Satu demi satu video. Orang-orang yang berteriak dipisahkan dari keluarga mereka, warga Amerika, orang-orang yang lahir di Amerika Serikat, ditarik keluar dari mobil mereka karena kejahatan memiliki aksen atau apa pun, anak-anak, bayi, disemprot gas air mata, ditahan, dipisahkan dari orang tua mereka."

"Hanya satu kekejaman demi kekejaman yang dilakukan oleh geng preman bertopeng yang tidak terlatih, dipimpin secara memalukan. Dan itulah mereka, mereka adalah preman yang melakukan tindakan keji, tidak berperasaan, dan bahkan kriminal," sindirnya.

"Kita melihat video-video ini, di mana kita jelas melihat salah satu warga Amerika kita dieksekusi oleh ICE, dan mereka bahkan tidak mau mengakui bahwa itu adalah kesalahan! Mereka mengatakan SUV Honda yang dikendarai Renee Good 'dipersenjatai'."

"Mereka mengatakan Alex Pretti memiliki izin untuk membawa senjata di negara bagian yang mengizinkan membawa senjata secara terbuka, hak yang banyak orang yang sama ini teriakkan dengan sangat keras ketika Kyle Rittenhouse yang membawa senjata , senjata yang bahkan tidak ditarik oleh Alex Pretti, tidak disentuh, senjata yang diambil darinya oleh salah satu agen sebelum dia ditembak mati oleh agen lainnya. Mereka menembak seorang perawat ICU sepuluh kali, mereka mengatakan kepada kita, 'ya, itu dibenarkan, kan?'"

"Apakah ini hukum dan ketertiban yang kalian pilih, jika kau memilih ini? Setiap hari (mulai) sekarang akan menjadi mimpi buruk. Saya dan istri saya memiliki keluarga di Minneapolis. Mereka takut mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Mereka takut pergi bekerja. Dan saya hanya bisa membayangkan bagaimana perasaan orang-orang yang bukan kulit putih tentang ini!"

"Bagaimana ini akan berakhir? Apa rencananya? Apakah rencananya hanya untuk terus melakukan ini di setiap kota yang tidak memilih Donald Trump? Apakah ada orang di pihak mana pun yang percaya bahwa ini adalah kepemimpinan yang baik?"

Beberapa saat kemudian, Kimmel menambahkan, "Mari kita hentikan omong kosong ini. Jika itu ISIS, bukan ICE, kita pasti sudah menembakkan rudal ke seseorang dan mengucapkan sumpah setia kepada bendera bersama-sama sekarang."

"Tonton video itu, tonton dari setiap sudut, betapapun menyedihkannya, dan putuskan sendiri apakah itu membuat Amerika hebat. Dan jika tidak, tolong katakan sesuatu tentang itu.

"Ini harus dihentikan. Dan saya yakin sekarang bahwa satu-satunya orang yang dapat menghentikannya adalah orang-orang di sayap kanan. Saya tahu dibutuhkan banyak keberanian untuk melawan 'kelompok' Anda atau apa pun itu, tetapi itulah yang kita butuhkan, kita membutuhkan beberapa orang baik di sayap kanan untuk menunjukkan keberanian dan akal sehat."

Kimmel menutup monolognya dengan memberikan penghormatan kepada Pretti, "pria yang disebut Stephen Miller sebagai calon pembunuh."

"Alex Pretti adalah seorang perawat ICU yang merawat para veteran, yang merupakan tindakan patriotik yang paling ekstrem."

Sambil menahan air mata, Kimmel memutar video Pretti yang memberikan penghormatan kepada seorang pasiennya, seorang veteran, yang telah meninggal dunia.

Ia mengakhiri pidatonya dengan "Alex Pretti, semoga ia beristirahat dalam damai."


(ass/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO