8 Kali Ditolak, Warner Bros. Tetap Pilih Netflix Ketimbang Paramount

Dicky Ardian
|
detikPop
FILE PHOTO: Paramount Global and Skydance logos are seen in this illustration taken December 17, 2024. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Foto: REUTERS/Dado Ruvic
Jakarta - Dewan direksi Warner Bros. Discovery (WBD) kembali menegaskan sikapnya dalam drama akuisisi paling panas di industri hiburan saat ini. Untuk kedelapan kalinya, mereka resmi menolak penawaran dari Paramount Skydance (PSKY), sekaligus memperlihatkan WBD masih lebih condong ke rencana merger dengan Netflix.

Dalam surat kepada pemegang saham pada Rabu (7/1), Dewan Direksi WBD menilai penawaran PSKY senilai USD 30 per lembar saham tetap kalah menarik dibanding tawaran Netflix sebesar USD 27,75 per saham. Meski nominal PSKY terlihat lebih tinggi, WBD menilai risiko dan ketidakpastiannya terlalu besar.

"Penawaran PSKY yang telah diubah tetap tidak memadai, terutama mengingat nilai yang tidak mencukupi yang akan diberikan, kurangnya kepastian dalam kemampuan PSKY untuk menyelesaikan penawaran tersebut, dan risiko serta biaya yang ditanggung oleh pemegang saham WBD jika PSKY gagal menyelesaikan penawaran tersebut," tulis Dewan Direksi WBD.

"Penawaran PSKY lebih rendah nilainya mengingat biaya, risiko, dan ketidakpastian yang signifikan dibandingkan dengan merger Netflix," kata mereka seperti diberitakan Variety dikutip pada Kamis (8/1/2025).

Dewan direksi juga menjelaskan secara detail keuntungan jika WBD bergabung dengan Netflix.

"Berdasarkan perjanjian merger Netflix, pemegang saham WBD akan menerima nilai yang signifikan dengan USD 23,25 dalam bentuk tunai dan saham biasa Netflix yang mewakili nilai target USD 4,50 berdasarkan kisaran harga saham Netflix pada saat penutupan, yang mungkin memiliki potensi kenaikan yang substansial."

"Selain itu, pemegang saham WBD akan menerima nilai melalui kepemilikan mereka di Discovery Global, yang akan memiliki skala yang cukup besar, jejak global yang beragam, dan aset olahraga dan berita terkemuka, serta fleksibilitas strategis dan keuangan untuk mengejar inisiatif pertumbuhan dan peluang penciptaan nilai sendiri."

Di sisi lain, Warner Bros. Discovery terang-terangan menyoroti potensi masalah jika menerima tawaran Paramount Skydance. PSKY dinilai memiliki ruang untuk menurunkan harga, mengubah syarat, bahkan menarik diri sepenuhnya sebelum transaksi benar-benar rampung-sesuatu yang tentu bikin pemegang saham waswas.

Masalah besar lainnya adalah kemampuan finansial PSKY. Dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 14 miliar, PSKY dinilai terlalu kecil untuk menanggung akuisisi raksasa yang membutuhkan pembiayaan utang dan ekuitas hingga USD 94,65 miliar.

"Jumlah pembiayaan utang yang luar biasa serta persyaratan lain dari penawaran PSKY meningkatkan risiko kegagalan penyelesaian, terutama jika dibandingkan dengan kepastian merger Netflix," kata Dewan Direksi WBD.

Sebaliknya, Netflix dianggap punya fondasi keuangan super solid.

"Netflix adalah perusahaan dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 400 miliar, neraca keuangan dengan peringkat investasi yang baik, peringkat kredit A/A3, dan perkiraan arus kas bebas lebih dari USD 12 miliar untuk 2026."

Tak cuma soal duit, merger dengan Netflix juga dinilai memberi WBD fleksibilitas operasional yang lebih aman sampai proses akuisisi benar-benar rampung. Faktor inilah yang membuat Netflix terus unggul di mata dewan direksi.

Upaya akuisisi dari Paramount Skydance sendiri dipimpin oleh David Ellison, dengan dukungan sang ayah, Larry Ellison. Terakhir, pada 22 Desember 2025, PSKY bahkan menambahkan jaminan pribadi senilai hingga USD 40,4 miliar agar penawarannya tak bisa dibatalkan.

Paramount juga menaikkan biaya pembatalan kesepakatan menjadi USD 5,8 miliar, angka yang sama seperti yang ditawarkan Netflix, jika transaksi gagal lolos regulasi. Namun semua itu tetap belum cukup untuk menggeser pilihan WBD.

Drama ini bermula setelah WBD menyepakati perjanjian dengan Netflix senilai USD 83 miliar untuk mengakuisisi studio Warner Bros. dan bisnis HBO Max. Rencana tersebut baru akan dieksekusi setelah WBD memisahkan Discovery Global pada kuartal ketiga 2026, yang mencakup jaringan televisi mereka.




(dar/pus)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO