Kisah Baazigar, Film Pertama Shah Rukh Khan-Kajol

Siapa sangka ternyata peran tersebut awalnya tak diberikan pada SRK, melainkan Deepak Tijori. Dalam wawancara baru-baru ini sang aktor menceritakan hal itu bersama Bollywood Thikana.
Ia mengaku menceritakan ide awal film tersebut yang muncul dari film Hollywood A Kiss Before Dying yang digarap James Dearden pada 1991.
"Saya menonton film A Kiss Before Dying dan menceritakan sebuah cerita kepada mereka. Dulu, beginilah fungsinya, belum ada konsep hak cipta, belum ada sistem studio yang ikut berperan. Jadi, sebagian besar film terinspirasi dari film-film Hollywood. "
"Jadi saya memberikan narasi kepada saudara-saudara dan memberi tahu mereka bahwa ini adalah peran penjahat yang akan saya lakukan, dan mereka dapat memilih pahlawan lain dan peran lainnya. Mereka setuju. Sekarang orang-orang dari lingkaran distribusi melihat saya seolah-olah saya mengalami kemajuan dan tidak lama lagi saya akan menjadi pahlawan."
Tijori menceritakan pertemuannya dengan produser Pahlaj Nihalani yang ditunjuk untuk memproduksi film tersebut. Segalanya tampak berada di tahap akhir ketika, tanpa diduga, Nihalani menelepon Tijori dan mengungkap perubahan cerita yang tiba-tiba.
"Pahlaj mengatakan Abbas-Mustan sedang dalam pembicaraan dengan Venus untuk film yang sama. Saya terkejut. Saat itu, Shah Rukh dan saya berteman. Kami akan berpesta setiap malam. Saya bertanya kepadanya apakah dia didekati untuk film tersebut, dan dia menjawab dia didekati. Bahkan ada VCD film itu di rumahnya."
![]() |
"Kakak beradik itu kemudian berkata bahwa mereka telah berkomitmen pada Venus dengan Shah Rukh sebagai pemeran utama. Jika kami mundur sekarang, itu akan menjadi pertanyaan mengenai karier kami. Mereka mengatakan mereka akan berkolaborasi dengan saya di beberapa film lain.
"Saya pikir, sekarang apa gunanya, kalau karier mereka yang dipertaruhkan, biarkan saja. Saat itu saya tidak tahu bahwa kalimat 'Kami akan bekerja sama' tidak pernah benar-benar terjadi. Dikatakan hanya untuk kepentingan itu saja," imbuhnya.
Baazigar diadaptasi dari novel yang terbit di tahun 1953, A Kiss Before Dying. Novelnya memiliki alur cerita yang rumit di mana sang pahlawan adalah penjahat. Karakter ini menentang para pahlawan moralitas pada masa itu namun justru menimbulkan masalah bagi para pembuatnya, karena tidak ada pahlawan yang bersedia membintanginya.
Penulis naskahnya, Robin Bhatt berbagi, "Saya sudah selesai menulis, tetapi kami tidak tahu siapa yang akan dipilih. Kami menemui Akshay, dia menolak. Kemudian kami menemui Salman Khan, dan dia berkata 'Mengapa Salman mau membuat film ini?' Dia juga menolaknya."
Baca juga: Top 5 Film Shah Rukh Khan Terlaris |
Saat itu, Robin menyadari bahwa hanya satu orang yang akan dengan senang hati mengambil peran ini tanpa ragu-ragu dan orang itu tidak lain adalah Shah Rukh Khan.
Film yang disutradarai oleh Abbas-Mustan itu menceritakan kisah tentang Ajay Sharma atau Vicky Malhotra (Shah Rukh Khan) yang berusaha membalaskan dendam pada Madam Chopra (Dalip Tahil) yang sudah merusak keluarganya. Dalam perjalanannya Vicky pun bertemu dengan Priya Chopra (Kajol) yang merupakan putri dari Madam.
Pada film ini, Shah Rukh Khan mengambil peran berbeda yakni anti-hero dan berhasil meraup sukses besar secara finansial maupun kritik. Bahkan Baazigar menjadi salah satu film paling ikonik di sejarah Bollywood hingga saat ini.
(ass/nu2)