Kontrak NewJeans Bocor: Hak Tidur dan Kebebasan Dihapus
Skena K-Pop lagi dihebohkan dengan bocornya kontrak NewJeans dengan manajemen ADOR di bawah HYBE Labels. Banyak hal yang disoroti dari kontrak tersebut, salah satunya aturan soal hak tidur dan kebebasan.
Isi kontrak NewJeans dengan HYBE pertama kali dibeberkan oleh The New York Times. Dalam kontrak yang bocor ditemukan ada aturan pemerintah yang dihilangkan manajemen dari perjanjian kerja sama dengan NewJeans.
Aturan kontrak dari pemerintah berbunyi sebagai berikut:
"Pihak 'Manajemen' harus menjamin hak asasi manusia dasar dari pelaku seni dan seni populer di bawah umur, termasuk kesehatan fisik dan mental; hak mendapatkan pendidikan; hak-hak kepribadian; dan hak untuk tidur, istirahat, dan kebebasan untuk memilih.
Saat mengadakan kontrak seni dan layanan dalam lingkup budaya populer, 'Manajemen' harus memeriksa usia pelaku seni dan seni populer, dan tidak dibenarkan untuk pelaku seni di bawah umur melakukan paparan fisik berlebihan atau ekspresi yang ke arah seksual secara berlebihan.
'Manajemen' tidak boleh membiarkan pelaku seni dan budaya populer dari kalangan remaja melakukan layanan seni dan budaya populer untuk jangka waktu yang berlebihan."
Namun dalam kontrak NewJeans, semua poin di atas dihilangkan. Hal tersebut menuai kontroversi di kalangan penggemar hingga pemerhati skena K-Pop, mengingat saat menandatangani kontrak tersebut usia para member NewJeans ada di kisaran 14-17 tahun.
Alih-alih menyertakan klausul yang melindungi hak dasar para member, manajemen diduga menyertakan pasal karet yang justru mengekang. Pasal tersebut berisi sederet larangan.
Seperti misalnya manajemen melarang para member bersikap 'tidak tulus', 'lalai mengurus diri sendiri', dan 'menjalin hubungan romantis yang tidak pantas'. Gak berhenti sampai di situ, member juga gak boleh bikin pernyataan yang bisa merusak reputasi perusahaan, bahkan kalau pernyataan itu benar.
HYBE telah memberikan bantahannya. Menurut mereka, kontrak yang dibuat dengan NewJeans sudah mematuhi semua persyaratan dari pemerintah dan mematuhi hukum perlindungan anak di bawah umur.
Menurut mereka, kontrak standar pemerintah hanyalah pedoman yang tidak mengikat. HYBE juga menyebut orang tua para member sudah menyetujui perubahan isi kontrak.
Baca juga: Artis HYBE Labels Dominasi Nominasi MMA 2026 |
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
