Grammy Gaspol dengan Kategori Asian Pop Meski Diboikot BTS

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Grup K-pop asal Korea Selatan, BTS, tampil dalam pertunjukan jeda babak (halftime show) pada pertandingan final Piala Dunia 2026.
Foto: FOX Sports via Getty Images/Frank Micelotta
Jakarta - Tengah tahun ini The Recording Academy mengumumkan mereka akan bikin kategori baru bernama Best Asian Pop Music Performance. Keputusan komite Grammy tersebut dapat reaksi keras dari BTS.

BTS menilai keputusan komite Grammy justru menjadikan ajang penghargaan ini gak inklusif. Malah membuat musik Asia terkungkung dalam kotak sendiri.

Akhirnya pada 30 Juli, 7 member BTS mengumumkan hal ini secara terpisah lewat akun media sosial pribadi mereka soal keputusan gak akan kirim karya buat dipertimbangkan jadi nominasi Grammy 2027. Pesannya tegas bahwa mereka menolak adanya standar ganda buat musik.

"Kami memutuskan untuk tidak mengajukan karya ke Grammy tahun ini. Kami ingin musik didengar dan dicintai apa adanya, alih-alih dikategorikan berdasarkan wilayah atau bahasa," tulis RM, Suga, V, Jungkook, j-hope, Jin, dan Jimin.

Grammy menjelaskan, peluncuran kategori ini baru ini justru sangat inklusif. Mereka berniat buat mengapresiasi karya seperti K-Pop, J-Pop, C-Pop, dan musik Asia lainnya.

Meski niat Grammy buat meng-highlight karya Asia, tapi BTS merasa ini justru membuat musik Asia masuk ke kotak yang lebih sempit. Mereka gak suka.

Sempat ada wacana dari CEO Grammy Harvey Mason Jr. untuk merevisi kategori ini. Dia bahkan bicara dengan banyak petinggi industri musik Asia mengenai kemungkinan untuk memperbaiki permasalahan yang ada.

Tapi akhirnya lewat pernyataan resmi pada 1 Oktober, dilansir dari Variety, Grammy memutuskan untuk tetap meluncurkan kategori Best Asian Pop Music Performance.

Berikut pernyataan lengkap CEO Grammy Harvey Mason Jr. soal keputusan akhir kategori Best Asian Pop Music Performance:

"Selama beberapa minggu terakhir, pihak Academy telah mengadakan sesi dengar pendapat dan berdialog dengan para pemimpin komunitas musik Asia. Proses ini sungguh bermanfaat dan menginspirasi. Organisasi kami berada dalam kondisi terbaiknya saat kami menjalin interaksi mendalam dengan para insan musik dan berupaya lebih jauh untuk memahami pengalaman hidup mereka.

Namun, sejauh ini, masukan yang paling dominan datang dari mereka yang sangat antusias mendukung kategori tersebut, sesama insan musik yang menyatakan dukungannya agar kategori ini tetap dipertahankan.

Kami memahami bahwa keputusan ini tidak akan memuaskan semua pihak, dan hal itu tentu tidaklah menyenangkan. Namun, pada saat yang sama, kami yakin ini adalah keputusan yang tepat bagi komunitas musik secara keseluruhan.

Sebagaimana halnya dengan semua kategori kami, kami akan terus menjalin komunikasi yang erat dengan komunitas musik dan berupaya sebaik mungkin untuk mengapresiasi musik ini, dan segala jenis musik lainnya. Kami menantikan momen untuk merayakan para nomine kategori Penampilan Musik Pop Asia pada ajang Grammy Awards 2027."

Setelah BTS memutuskan gak kirim karya ke Grammy 2027, industri K-Pop terguncang. Banyak agensi besar yang artis-artisnya kini dalam daftar voting members menutup rapat informasi keputusan mereka buat kirim karya.

Tapi beberapa bulan setelah boikot BTS, dan setelah deadline submit karya berlalu, terungkap bahwa Stray Kids juga mengambil langkah yang sama. JYP Entertainment mengkonfirmasi hal ini, namun gak memberikan detail alasan apakah keputusan itu terkait solidaritas terhadap BTS atau kritik ke kategori baru yang jadi masalah.

Nominasi Grammy Awards ke-69 akan diumumkan pada 17 November. Pemenang baru akan diumumkan 7 Februari 2027.

(aay/ass)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO