ADOR Diduga Halang-halangi Karier Danielle
Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (27/3/2026), pengacara Danielle menyebut ADOR menunda-nunda proses penyelesaian kasus ini. Sementara pihak mereka ingin kasusnya berjalan dengan cepat dan intensif.
"Kalau masalah hukum ini berlarut-larut, Danielle akan mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki. Ujungnya, mereka menghabiskan waktu paling berharga dalam karier (hanya untuk menyelesaikan masalah)," kata tim kuasa hukum Danielle.
Mereka juga menuding bahwa ADOR tahu betul soal itu. Tapi toh tetap dilakukan juga demi keuntungan mereka sendiri. Bahkan sampai meminta waktu dua bulan sebelum akhirnya sidang ini dilakukan.
Apabila kasus hukum terlalu lama berlangsung, Danielle jadi tidak bisa beraktivitas bebas. Sebab status hukumnya belum jelas.
Tim kuasa hukum Danielle juga mengutarakan keberatan soal gugatan yang ditujukan ADOR ke anggota keluarga Danielle. Menurut mereka, anggota keluarga tersebut gak berkaitan dengan kontrak eksklusif Danielle dengan ADOR.
Danielle Marsh muncul pertama kalinya setelah dikeluarkan ADOR dari NewJeans, menyapa fans lewat siaran langsung di YouTube. Foto: dok. Tangkapan Layar YouTube Dazzibelle |
Hadir juga dalam sidang ini kuasa hukum Min Hee Jin. Mereka menyuarakan hal yang sama, menuding ADOR memperlambat proses hukum dengan membuat terlalu banyak alasan.
ADOR membantah semua tudingan. Menyebut bahwa mereka sama sekali tidak ada usaha untuk menunda atau membuat proses hukum jadi berlarut-larut. ADOR juga menegaskan bahwa semua berjalan sesuai proses.
Soal usaha menghalang-halangi karier Danielle, ADOR bilang begini:
"Ini adalah gugatan yang menuntut ganti rugi dan hukuman atas pelanggaran kontrak, dan gugatan ini tidak menentukan karier Danielle."
Topik lalu bergeser ke soal tampering. Tampering merupakan istilah yang digunakan di dunia hiburan, merujuk pada usaha perekrutan seorang artis oleh pihak lain sebelum kontrak eksklusif mereka dengan agensi selesai.
Ada dugaan pihak ketiga melakukan tampering ke Danielle dan NewJeans. ADOR menjadikan ini salah satu poin dalam gugatannya.
Soal tampering, hakim meminta keduanya untuk meneliti preseden internasional. Juga menyarankan membuka kemungkinan mediasi atau jalur damai.
Namun tim kuasa hukum Danielle skeptis ADOR mau damai. Mengingat nilai tuntutan yang mereka ajukan mencapai angka 43 miliar won.
Konflik ADOR dan Danielle bermula dari keputusan NewJeans buat membatalkan kontrak eksklusif mereka dengan manajemen pada November 2025. Masalah kemudian berujung pada permohonan ADOR ke pengadilan untuk mencekal semua kegiatan NewJeans karena status kontrak eksklusif masih sah.
Pengadilan mengabulkan permintaan ADOR.
Lalu pada 29 Desember 2025, ADOR mendepak Danielle dari NewJeans. 4 member lain tetap melanjutkan kontrak yang masih aktif sampai 2029, sementara Danielle dikeluarkan diikuti gugatan senilai 43 miliar won.
"Kami telah memutuskan bahwa akan sulit untuk melanjutkan kebersamaan sebagai member NewJeans dan artis ADOR (dengan Danielle). Hari ini kami memberitahukan pembatalan kontrak eksklusifnya," kata ADOR kala itu.
(aay/mau)












































