Belum Kelar! HYBE Siapkan Amunisi Lawan Min Hee Jin di Pengadilan Tinggi
Kita bahas dulu putusan pengadilan kemarin ya.
Sidang digelar di Pengadilan Pusat Distrik Seoul. Putusan ini terkait gugatan HYBE ke Min Hee Jin soal penghentian sepihak kontrak pemegang saham.
Dilansir dari Korea JoongAng Daily, dalam putusan sidang hakim menyebut tindakan Min Hee Jin gak menimbulkan kerugian atau kerusakan pada ADOR. Kekhawatiran dan tudingan HYBE gak terbukti.
Hakim kemudian memerintahkan HYBE untuk membayar 25,5 miliar won ke Min Hee Jin. Angka tersebut sebelumnya diminta Min Hee Jin sesuai jumlah opsi jual (put option) saham miliknya dan biaya-biaya hukum terkait masalah ini.
Buat konteks: pada tahun 2023, HYBE dan Min Hee Jin menandatangani perjanjian pemegang saham. Di dalamnya termasuk hak untuk menggunakan opsi jual (put option).
Opsi jual memberikan hak kepada pemegang saham untuk menjual aset tertentu dengan harga yang telah ditentukan pada waktu tertentu, terlepas dari harga pasar.
Baca juga: Min Hee Jin Siap Beraksi Lewat ooak |
Berdasarkan kontrak itu, Min Hee Jin menggunakan haknya. Dari hasil put option dia berhak menerima 75% dari penjualan saham, dikalikan 13 rata-rata keuntungan operasi ADOR selama dua tahun sebelumnya.
Sampai tahun 2024, HYBE menguasai 80% saham ADOR. Milik Min Hee Jin cuma 18% saja.
4 bulan sebelum Min Hee Jin ambil put option, HYBE udah negersin mereka mau mengakhri kontrak dan oleh karena itu HYBE gak berkewajiban buat membeli sahamnya.
Hakim sudah ketok palu soal ini. HYBE harus bayar 25,5 miliar ke Min Hee Jin.
Tapi konflik belum usai. Soalnya HYBE sedang mempersiapkan naik banding ke Pengadilan Tinggi.
"Kami menyesalkan bahwa klaim kami tidak diterima secara memadai. Kami berencana untuk melanjutkan dengan langkah hukum lebih lanjut, termasuk banding, setelah meninjau putusan tertulis," kata HYBE dalam sebuah pernyataan.
Selain gugatan di atas, Min Hee Jin juga masih harus menghadapi beberapa masalah lain dengan anak dan induk perusahaan HYBE di pengadilan:
1. Gugatan dari Belift Lab yang menuduh Min Hee Jin menghalangi bisnis mereka (terkait klaim soal ILLIT plagiat NewJeans). Eks CEO ADOR itu digugat 2 miliar won di kasus ini.
2. Gugatan dari Source Music dengan tuduhan yang sama dengan poin pertama (terkait konferensi pers yang menyeret nama LE SSERAFIM saat Min Hee Jin mengklaim ILLIT plagiat NewJeans). Dia digugat 500 juta won.
3. Gugatan dari HYBE terkait kontrak eksklusif Danielle eks NewJeans. HYBE menggugat 43,1 miliar Won.
(aay/ass)
