EJAE Kupas Makna Penampilan HUNTR/X di Oscar 2026
Panggung HUNTR/X di Oscar dibuat istimewa. Memadukan unsur tradisional Korea Selatan yakni musik pansori. Buat EJAE, ini merupakan pengalaman yang luar biasa sampai bikin dia gak bisa tenang.
"Deg-degan banget, tapi sebuah kehormatan bisa tampil panggung luar biasa kayak Oscar. Aku gak pernah memimpikan ini, gak pernah ada di bucket list-ku karena aku gak pernah berpikir ini mungkin terjadi," katanya dalam sesi tanya jawab di ruang media usai Golden menang piala Best Original Song.
Dia kemudian lanjut mengupas makna penampilan bareng Audrey Nuna dan Rei Ami tersebut. Pengalaman pribadi mereka sebagai keturunan Korea-Amerika berperan penting dalam membuat performance HUNTR/X jadi terasa personal.
Perjalanannya kayak from zero to hero. Tiga perempuan Korea-Amerika ini dulu sering di-bully karena budaya Korea mereka, kini malah menampilkannya di panggung ajang penghargaan film paling bergengsi sedunia.
"Aku bersyukur banget apalagi buat kami, keturunan Korea-Amerika di atas panggung. Sebuah pengalaman luar biasa, menghadirkan para leluhur kami di awal performance lewat musik tradisional Korea. Kami bangga akan itu," kata EJAE.
"Sebagai keturunan Korea-Amerika yang tinggal di AS, dulu biasanya kami menyembunyikan sisi Korea itu. Sebab kamu di-bully karena makanan dan budaya kami. Dengan keterikatan itu, di sesi latihan kami berusaha terhubung dengan itu, kembali ke akar kami dan bangga akan itu," lanjut pengisi suara menyanyi Rumi di K-Pop Demon Hunters itu.
HUNTR/X (ki-ka) Rei Ami, EJAE, Audrey Nuna, saat membawakan lagu Golden di panggung BAFTA 2026, Royal Festival Hall, London, pada Minggu (23/2/2026). Foto: dok. Tangkapan Layar YouTube BBC/BAFTA 2026 |
Selain menang piala Best Original Song, K-Pop Demon Hunters juga menang penghargaan Best Animated Feature. Sejarah dicetak oleh film animasi original Netflix tersebut.
Ini pertama kalinya film animasi bertema budaya Korea Selatan menang Oscar. Pertama kalinya juga lagu K-Pop masuk nominasi dan bawa pulang piala Academy Awards.
"Terima kasih kepada The Academy atas penghargaan ini. Saya sadar lagu ini, lagu ini bukan soal sukses tapi soal ketahanan diri kita," kata EJAE, sebelum mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan kru K-Pop Demon Hunters dalam pidato kemenangannya.
Pidato EJAE sempat dipotong karena durasi acara. Saat sesi tanya jawab di belakang panggung, para penulis dan produser lagu Golden diberi kesempatan buat melanjutkan pidato mereka yang terpotong.
(aay/mau)












































