Menang Grammy Gak Bikin Turnstile Luput dari Gosip Liar

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Turnstile dapat dua piala di Grammy Awards ke 68. Ini menjadi piala pertamanya di ajang penghargaan musik kelas dunia itu.
(Foto: Instagram @Turnstileluvconnection) Turnstile dapat dua piala di Grammy Awards ke 68. Ini menjadi piala pertamanya di ajang penghargaan musik kelas dunia itu.
Jakarta - Musik rock hardcore Turnstile mengingatkan kita pada era 2000an awal. Band asal Beltimore, Amerika Serikat ini, mengembalikan vibes band rock yang perlahan sirna.

Pada 2 Februari 2026 menjadi bukti bahwa Turnstile bukan sebatas tren aja. Band mereka berhasil meraih kemenangan pertama di panggung Grammy Awards 2026.

Yup, piala berwarna gold itu mereka raih dengan kategori Best Rock Album lewat Never Enough. Album ini memang luar biasa untuk mereka.

Dalam kategori tersebut, Turnstile sukses mengalahkan nominator lain seperti Deftones, HAIM, Linkin Park, dan lainnya.

"Untuk keluarga, teman-teman, pasangan, rekan, dan untuk Baltimore, terima kasih," kata Brendan Yates, vokalis Turnstile saat menerima Grammy Awards 2026.

Turnstile selanjutnya menerima penghargaan kategori Best Metal Performance berkat lagu Birds.

Pada kategori tersebut, Turnstile unggul dari nama besar lainnya seperti Dream Theater, Ghost, Sleep Token, dan Spiritbox.

Tapi semua itu ternyata gak bikin Turnstile luput dari gosip liar tentang mereka. Apalagi eks gitaris mereka, Brady Ebert mengungkapkan isu-isu liar soal Turnstile.

Brady Ebert melontarkan tuduhan serius lewat media sosial. la menuding Turnstile hanya memanfaatkan isu sosial untuk pencitraan, bahkan menuduh sebagian dana donasi dari konser amal pernah disalahgunakan.

Yang bikin makin panas, Ebert baru saja merilis single debut dengan proyek barunya, The S.E.T.

Publik pun jadi bertanya, apakah ini kritik jujur dari seseorang yang pernah berada di dalam, atau strategi cerdik untuk menaikkan eksposur band barunya di tengah drama?

Pernyataan ini muncul usai Turnstile membagikan unggahan 'abolish ICE', yang lantas memicu reaksi keras dan membuka kembali konflik lama di internal band.

Drama lama bertemu strategi baru dan fans pun mulai bertanya, antara aktivisme, konflik personal, dan motif industri, di mana garisnya?

(pig/aay)



TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO