Pop Photos

Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Jakarta - Edisi La Biennale di Venezia atau Venice Biennale 2026 menuai kontroversi. Tapi 9 paviliun negara ini mencuri perhatian, di antaranya:
Paviliun Jepang jadi yang paling terpopuler dan banyak dibahas, menampilkan karya seniman Ei Arakawa-Nash yang berjudul Grass Babies, Moon Babies. Pengalamannya jadi orang tua queer, menceritakan eksplorasi hubungan baru dengan bayi kembarnya setelah diadopsi. Foto: Dok.ULI HOLZ/ The Japan Foundation
Paviliun Nasional dari Qatar berjudul 'untitle 2026' yang berlokasi di Giardini dan menampilkan karya seniman Rirkrit Tiravanija, Sophia Al-Maria, Tarek Atoui, Alia Farid, dan Fadi Kattan. Ini pertama kalinya Qatar hadir di Venice Biennale 2026. Foto: Getty Images/Simone Padovani
Nah, ini Paviliun Yunani yang dikuratori oleh George Bekirakis, yang berfokus pada eksplorasi narasi, distorsi, dan arsitektur. Di sini, menampilkan karya seniman Andreas Angelidakis. Foto: Getty Images/Simone Padovani
Paviliun Romania menampilkan instalasi audiovisual dan patung berskala besar bertajuk Black Sea-Scores for the Sonic Eye karya Anca Benera Arnold Estefan. Foto: Getty Images/Simone Padovani
Paviliun Spanyol di Venice Biennale 2026 (Pameran Seni Internasional ke-61) menampilkan proyek bertajuk "Los restos" (Sisa-sisa) oleh seniman Oriol Vilanova, yang dikuratori oleh Carles Guerra. Pameran ini menonjolkan instalasi berskala besar yang menggunakan ribuan kartu pos yang dikumpulkan dari pasar barang bekas.Β 
Foto: Getty Images/Simone Padovani
Salah satu Paviliun yang jadi pembicaraan dan tuai kontroversi berasal dari Israel. Paviliun Israel menampilkan instalasi seni dari pematung Belu-Simion Fainaru bertajuk Rose of Nothingness. Karena alasan renovasi, paviliun ini dipindahkan dari lokasi permanennya di Giardini ke area Arsenale, yang memicu kontroversi.Β 
Foto: Getty Images/Simone Padovani
Beralih ke Paviliun Uruguay, yang berjudul Antifrafile oleh seniman Margaret Whyte.Β 
Foto: Getty Images/Simone Padovani
Selain Israel, ada Paviliun Rusia yang juga didemo sejak awal pengumuman kehadirannya. Bertajuk The Tree is Rooted in the Sky (Pohon Berakar di Langit), eksibisi menandai comeback-nya setelah absen sejak invansi ke Ukraina pada tahun 2022.Β 
Foto: Getty Images/Simone Padovani
Paviliun Austria juga yang paling ekstrem nih, genks. Fokus pada isu lingkungan dan ekologi perairan, karyanya berjudul Seaworld Venice yang dipimpin oleh seniman performans, Florentina Holzinger.Β 
Dok.Austrian Paviliun/ Instagram
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026
Tuai Kontroversi, 9 Paviliun Curi Perhatian di Venice Biennale 2026


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO