Kartu One Piece Ditimbun Pengecer, Majalah Shonen Jump Minta Maaf
Tren pembelian kartu One Piece ini dimuat dalam Shonen Jump sebagai bundling pembelian majalah komik tersebut. Di dalam majalah, ada kartu One Piece untuk merayakan ulang tahun ke-29 komiknya.
Sejumlah pengecer yang diduga memborong Shonen Jump membelinya, lalu menjualnya lagi dengan harga mahal. Editor Shonen Jump, V Jump, dan Saikyo Jump, mengeluarkan permintaan maaf bersama akhir pekan lalu.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan kepada pembaca kami dan atas kebingungan yang ditimbulkan di toko ritel dan minimarket," tulis keterangan mereka.
Para editor juga bilang, cetakan ulang edisi tanpa kartu One Piece juga bakal tersedia di pemesanan layanan online Jump Character Store. Mereka juga bilang, gak akan lagi menjual bundling majalah dengan kartu One Piece 'Charlotte Pudding' yang tadinya akan ada di edisi Oktober V Jump pada 21 Agustus.
""Kami akan menangguhkan [penyertaan kartu ONE PIECE CARD GAME sebagai bonus sisipan] untuk sementara waktu dan sedang meninjau rencana internal untuk sisipan dan metode penjualan di masa mendatang di setiap majalah untuk memastikan mereka menjangkau sebanyak mungkin pembaca," sambungnya.
Kabar membludaknya tren kartu One Piece juga diungkap oleh jaringan ritel Jepang, Animate. "Kami telah menerima pra-pemesanan secara eksklusif melalui toko online kami untuk mengurangi kepadatan dan mencegah perselisihan, tetapi pra-pemesanan sekarang telah ditutup karena kami telah mencapai kapasitas," tegasnya.
Dilansir dari Oricon, para pengecer membeli sekitar 25 eksemplar dari berbagai toko lalu menjualnya ulang dengan harga 18.000 yen atau sekitar Rp 1,9 juta.
