One Piece Ciptakan Krisis yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Di edisi terbaru Shonen Jump yang dirilis pada 12 Juli, nampilin chapter One Piece terbaru bersamaan dengan Trading Card Game (TCG) One Piece.
Edisi tersebut terjual habis di Jepang dan laku sampai 500.000 eksemplar. Spekulasi bilang sebagian besar stok dibeli oleh calo dan menjual lagi kepada nakama lewat medsos.
Seorang nakama sejati lewat Twitter nge-tweet untuk pertama kalinya sepanjang 35 tahun gak bisa membeli majalah Shonen Jump. Biasanya, setiap minggu ia bisa memperoleh edisi terbaru dan bilang peristiwa ini terjadi akibat calo.
Unggahan penggemar di Twitter yang dibagikan oleh @BIRGO_SHAKA menarik perhatian ribuan orang dan mengumpulkan jutaan tayangan serta ribuan komentar. Mereka bilang, penyebab Shonen Jump krisis karena edisi ekstra spesial One Piece.
Para penggemar ingin mengoleksi halaman One Piece sehingga memicu tren koleksi di antara nakama. Akibatnya, pembaca setianya gak bisa beli edisi terbaru.
Ini bukan satu-satunya kontroversi seputar One Piece dan edisi terbarunya. Edisi ini juga menandai berakhirnya Blue Box, manga yang telah berjalan selama bertahun-tahun, dan banyak fans yang berharap membeli sampul ilustrasi khusus buat peringati penutupannya. Kartu promosi khusus One Piece dan perayaan ulang tahun ke-29 bakal ambil perhatian.
Meski manga One Piece mendekati akhir, mungkin kontroversi ini jadi yang terbesar dibicarakan di luar Jepang. Nakama One Piece juga mulai berburu koleksinya di negara tersebut, dan sepertinya tren tersebut bakal berlanjut.
