Studio Demon Slayer Tegaskan Gak Bakal Pakai AI Buat Infinity Castle
Penggunaan kecerdasan buatan buat hasilkan konten lebih menarik memang lagi jadi perdebatan besar. AI bisa dipakai buat menciptakan kembali sesuatu yang gak mungkin dilakukan tanpa seniman.
Perwakilan Ufotable, seperti dilansir dari Hollywood Creative Alliance jelang The Astra Awards bilang pihaknya terus bekerja dengan 'seniman gambar tangan'.
"Saya akan sangat berhati-hati dalam pendekatan dan pembicaraan saya soal AI," katanya.
Dia menegaskan studio produksinya, Aniplex dan Ufotable, bakal terus bekerja dengan seniman gambar, penulis, para pengisi suara atau seiyu, dan semua tim yang membantu menghadirkan emosi tersebut ke layar lebar.
"Kami gak akan memakai AI untuk apapun khususnya dua film Infinity Castle mendatang," tegasnya lagi.
Penggunaan AI generatif telah menjadi pusat perdebatan besar di industri anime berkat kekacauan seperti penggunaan sulih suara bahasa Inggris yang dihasilkan AI oleh Prime Video baru-baru ini. Mereka memakai AI untuk beberapa rilisan anime, sebelum akhirnya menuai pro dan kontra.
Saat ini, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle masih punya dua film lagi untuk dirilis melengkapi triloginya. Tapi sampai sekarang belum ada tanggal perilisannya, dan diduga bakal lebih lama ketimbang bagian pertama.
(tia/dar)











































