Diserbu Warga, Pasar Juadah Mess Daerah Singkawang Bisa Jadi Wisata Religi

Langkah Emas Raih Kemenangan

Diserbu Warga, Pasar Juadah Mess Daerah Singkawang Bisa Jadi Wisata Religi

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 21 Feb 2026 12:01 WIB
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin meninjau Pasar Juadah di Mess Daerah Singkawang. (dok Media Center Singkawang)
Foto: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin meninjau Pasar Juadah di Mess Daerah Singkawang. (dok Media Center Singkawang)
Singkawang -

Pasar Juadah yang berlokasi di depan Mess Daerah, Jalan Merdeka, Kota Singkawang diserbu warga yang berburu takjil. Namun lebih dari sekadar tempat jual beli makanan berbuka, kawasan ini mulai diproyeksikan sebagai destinasi wisata religi di Singkawang.

Sudah dua sore dilewati, area Pasar Juadah yang menjadi bagian dari rangkaian Singkawang Ramadan Fair 2026 dipadati masyarakat. Antrean pembeli terlihat mengular, sementara pedagang sibuk melayani transaksi tanpa henti.

Lapak-lapak pedagang dan pelaku UMKM ramai diserbu pembeli yang mencari aneka hidangan berbuka, mulai dari minuman segar, kolak, kue tradisional, hingga makanan khas daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana religius terasa kental. Warga datang bukan hanya untuk bertransaksi, tetapi juga menikmati momen kebersamaan menjelang waktu berbuka. Aktivitas ngabuburit di ruang publik itu menghadirkan nuansa Ramadan yang hangat dan inklusif.

Menariknya, tak hanya umat Muslim yang meramaikan lokasi. Warga non-Muslim pun tampak hadir, baik untuk membeli takjil maupun sekadar menikmati atmosfer Ramadan 1447 Hijriah di Kota Amoy.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin sempat hadir dan berbaur dengan masyarakat. Keduanya menyempatkan diri berdialog dengan pedagang serta pelaku UMKM yang terlibat dalam Pasar Juadah.

Saat meninjau lapangan, Tjhai Chui Mie mendapati sejumlah stan sudah kehabisan dagangan bahkan sebelum pukul 17.00 WIB.

"Bulan ini memang penuh berkah. Kemarin hari pertama, belum jam 5 sore sudah banyak pedagang yang habis jualannya," ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi pertanda bahwa Pasar Juadah memiliki daya tarik lebih dari sekadar pusat kuliner musiman. Ia melihat potensi besar untuk menjadikannya agenda wisata religi tahunan yang terkonsep dengan baik.

"Pengunjungnya ramai sekali, ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Singkawang setiap bulan Ramadan," katanya.

Lebih lanjut, Tjhai Chui Mie meminta panitia terus berinovasi dalam mengembangkan konsep Pasar Juadah. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada transaksi ekonomi, tetapi juga menghadirkan hiburan yang bernuansa religi dan mencerminkan nilai-nilai Islam.

Konsep hiburan menjelang berbuka puasa, menurutnya, harus selaras dengan semangat Ramadan dan mencerminkan nilai-nilai Islam.

"Kita harus memikirkan bagaimana Pasar Juadah ini bisa menggelar kegiatan hiburan menjelang berbuka puasa, namun kegiatannya harus menunjukkan nilai-nilai Islam," tegasnya.

Dengan antusiasme tinggi, kata dia, Pasar Juadah dinilai berpotensi menjadi ikon wisata religi baru di Singkawang-menggabungkan tradisi, ekonomi kerakyatan, dan spiritualitas dalam satu ruang kebersamaan.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads