Pasar Ramadan Banjarmasin dan Vibes Bulan Puasa yang Selalu Dirindukan

Langkah Emas Raih Kemenangan

Pasar Ramadan Banjarmasin dan Vibes Bulan Puasa yang Selalu Dirindukan

Khairun Nisa - detikKalimantan
Jumat, 20 Feb 2026 22:30 WIB
Pasar Ramadan Banjarmasin
Pasar Ramadan Banjarmasin/Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarmasin -

Pasar Ramadan di depan Eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan sukses mencuri perhatian. Sebab, ada ratusan menu makanan khas Banjar hingga nusantara di sana.

Tak hanya itu, makanan ringan yang viral, makanan berat, dan minuman menyegarkan juga tersedia di sana. Masyarakat juga bisa berbuka langsung di sana sembari menikmati senja di Tugu Nol KM Banjarmasin.

Icha, warga Manarap, Kabupaten Banjar memilih pergi ke Pasar Ramadan di Banjarmasin. Menempuh perjalanan 20 menit dari rumah, tak menjadi penghalang bagi ia dan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang pengen jalan-jalan ke sini, jadi berangkat dari rumah itu sekitar pukul 15.00 Wita. Rencana berburu makanan viral," ujar Icha ditemui detikKalimantan, Jumat (20/2/2026).

Selama berada di Pasar Ramadan, Icha belanja beberapa takjil, seperti talam durian, pisang ijo, baso goreng, kue ipau khas Banjar, serta beberapa menu lain yang tersedia di Pasar Ramadan.

Mengenai harga yang dibanderol, Icha menyebut relatif berbeda. Tergantung masing-masing penjual. Meskipun menu yang ditawarkan sama, namun harga bisa berbeda di setiap stand.

"Ada yang mahal, ada yang murah. Jadi kita harus pintar-pintar tanya harga dulu, kebetulan ini dapat pedagang yang memang sudah menunjukkan harga di stand-nya," kata Icha.

Ia merasa, vibes Pasar Ramadan di Banjarmasin sangat terasa. Apalagi, pada hari kedua puasa ini, pengunjung cukup membludak yang membuat suasana Ramadan begitu hangat terasa.

"Ramainya pengunjung ini yang seru, apalagi kita saling berebut itu. Momennya ini setahun sekali, sangat ramai lah," tuturnya.

Senada dengan Icha, Amaliah warga Beruntung Jaya Banjarmasin juga merasa senang dengan adanya Pasar Ramadan. Terlebih ia bisa memilih puluhan jenis takjil hanya di satu lokasi.

"Jadi tidak perlu bingung lagi mau beli apa, sediakan uangnya aja sudah bisa pilih mau yang mana," ucap Amaliah.

Hanya saja, Amaliah berharap kursi untuk pengunjung berbuka di tempat bisa ditambah. Sebab antusiasme pengunjung untuk berbuka puasa di sana sangatlah besar.

"Ya meskipun ada yang lesehan, tapi kalau yang pake kursi ditambah sepertinya tambah bagus, semoga nanti bisa tambah banyak kursi pengujungnya," pungkasnya.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads