Jumlah penonton Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri terus menurun. Meski demikian, manajemen memastikan harga tiket tidak akan diturunkan.
Borneo FC mengawali laga kandang dengan menjamu Persija Jakarta pada Sabtu (5/9). Dalam pertandingan tersebut, Pesut Etam kalah 0-1 dari Macan Kemayoran. Laga itu disaksikan 5.429 penonton.
Jumlah penonton kemudian turun drastis saat Borneo FC menjamu Dewa United Banten FC pada Rabu (16/9). Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Borneo FC 1-3 tersebut hanya disaksikan sekitar 1.056 penonton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, saat menghadapi Bali United pada Minggu (20/9), jumlah penonton kembali menurun. Laga yang dimenangkan Borneo FC dengan skor 1-0 hanya disaksikan sekitar 900 penonton.
Manajer Borneo FC Dandri Dauri mengatakan pihaknya belum berencana menurunkan harga tiket. Menurutnya, harga tiket yang diberlakukan saat ini sebanding dengan kompetisi serta komposisi pemain dan pelatih yang didatangkan klub.
"Saya pikir tidak (diturunkan). Perlu dipahami, 12 tahun kita dengan harga yang biasa. Ketika hari ini kita menaikkan harga, dengan kompetisi yang luar biasa dan para pelatih serta pemain yang kita ambil, saya pikir layak," kata Dandri kepada detikKalimantan, Selasa (22/9/2026).
Dandri menyebut masyarakat Samarinda dan suporter sebagai salah satu bagian penting dalam keberlangsungan Borneo FC. Karena itu, ia berharap suporter tetap memberikan dukungan dengan hadir langsung di stadion.
"Sponsor utama itu adalah masyarakat Samarinda. Sponsor utama itu adalah suporter Samarinda," ujarnya.
"Maka harusnya teman-teman itu berbangga dengan itu, agar pendampingan di setiap laganya itu memang saya pastikan perjuangan itu tidak dengan hanya Borneo saja, tetapi juga ditemani dengan masyarakat dan suporter itu sendiri," sambungnya.
Dandri juga menyinggung program keanggotaan Borneo ID yang memberikan potongan harga tiket. Menurutnya, anggota Borneo ID bisa mendapatkan diskon hingga 30 persen.
"Kalau kita memahami apa yang kita tawarkan dengan Borneo ID, tentu banyak kemudahan, bahkan harga juga mendapat diskon yang luar biasa sampai dengan 30 persen," jelasnya.
Ia menilai harga tiket seharusnya tidak menjadi satu-satunya ukuran bagi suporter untuk datang ke stadion. Dandri mengatakan manajemen juga memiliki tanggung jawab untuk menjawab dukungan suporter melalui prestasi tim.
"Kami tetap bertanggung jawab menjawabnya dengan prestasi. Ini juga menjadi pekerjaan kami. Kami sadar kami juga harus menjawab dengan prestasi," tuturnya.
"Saya yakinkan kawan-kawan penonton atau suporter, tanpa melihat lagi harga, kalau sudah prestasinya kita menjawab, saya pikir harga bukan jadi masalah untuk menjadi ukuran," imbuh Dandri.
Harga tiket Borneo FC musim ini mengalami kenaikan dibandingkan musim lalu. Untuk tribun VIP Barat, harga normal dipatok Rp 300 ribu, sedangkan anggota Borneo ID mendapatkan harga Rp 240 ribu.
Kemudian tiket Kategori I sisi timur dibanderol Rp 150 ribu atau Rp 120 ribu bagi member Borneo ID. Sementara Kategori II sisi utara dan selatan seharga Rp 100 ribu untuk harga normal dan Rp 80 ribu bagi member Borneo ID.
Pada musim lalu, tiket VIP sisi Barat dibanderol Rp 150 ribu. Sementara tiket Kategori I sisi timur Rp 100 ribu dan Kategori II sisi utara serta selatan Rp 50 ribu.
