Borneo FC menelan kekalahan saat menjamu Dewa United dalam Super League 2026/2027. Sempat menyamakan kedudukan, Pesut Etam akhirnya takluk 1-3 oleh Dewa United.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9/2026), kedua tim langsung tampil terbuka sejak awal pertandingan. Borneo beberapa kali mencoba membangun serangan melalui sisi kanan.
Rodrigo Varanda sempat menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan ke Moussa Diarra. Namun, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan karena Diarra mendapat kawalan ketat pemain belakang Dewa United.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewa United juga sempat mengancam melalui Carlos Iury. Mendapat umpan matang dari rekannya, Iury lolos ke area pertahanan Borneo. Namun, pergerakannya lebih dahulu dihentikan karena berada dalam posisi offside.
Memasuki menit ke-14, Dewa United akhirnya membuka keunggulan. Iury bergerak dari sisi kanan dan mengirimkan umpan kepada William. Bola sempat ditepis kiper Borneo, Kadu. Namun, bola muntah jatuh ke kaki Johnathan. Tanpa kesulitan, Johnathan langsung menyontek bola ke gawang.
Wasit Eko Saputra sempat melakukan pengecekan VAR untuk memastikan proses gol tersebut. Setelah pemeriksaan, gol Johnathan tetap disahkan.
Dua menit berselang, Dewa kembali mengancam pertahanan Borneo. Iury kembali menjadi aktor serangan dan memberikan umpan kepada Egy Maulana Vikri.
Egy kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun, Kadu masih sigap dan berhasil menepis bola sehingga Dewa gagal menggandakan keunggulan.
Tertinggal satu gol, Borneo berusaha meningkatkan tekanan. Juan Villa dan Diarra beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Dewa United, tetapi belum menghasilkan gol.
Pada menit ke-27, Villa mendapat peluang di dalam kotak penalti. Namun, gelandang Borneo tersebut terlalu lama menguasai bola sehingga pemain belakang Dewa United mampu merebutnya.
Memasuki menit ke-30, Dewa United mulai menguasai jalannya pertandingan. Mereka mampu mengepung pertahanan Borneo. Beruntung bagi tuan rumah, sejumlah serangan Dewa belum benar-benar membahayakan gawang Kadu.
Borneo mendapatkan peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-36 setelah Aditya Warman dilanggar di dekat kotak penalti. Villa maju sebagai eksekutor. Namun, tendangannya masih mampu dihalau pemain Dewa United.
Empat menit berselang, Borneo kembali memperoleh peluang emas. Rodrigo berhasil merebut bola dari kaki pemain belakang Dewa dan masuk ke kotak penalti. Dalam situasi kemelut, Rodrigo melepaskan tendangan. Sayangnya, bola justru membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung tampil lebih menekan. Pesut Etam meningkatkan intensitas permainan dan lebih agresif dalam merebut bola dari pemain Dewa United.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-49.
Diarra memberikan umpan kepada Ikhsan Nur Zikrak yang berdiri tanpa kawalan. Ikhsan langsung melepaskan tembakan first time dari luar kotak penalti. Tendangan keras Ikhsan meluncur deras dan tidak mampu dijangkau kiper Dewa United Sonny Ricardo.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin sengit. Dewa langsung merespons dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Borneo. Dewa kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Alta Ballah menggantikan Edo Febriansah.
Borneo juga melakukan pergantian pada menit ke-60. Gabriel da Silva Oliveira masuk menggantikan Kablan Day N'Goma. Pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua tim saling menekan dan berusaha mencari gol kedua.
Dewa United juga kembali melakukan pergantian pada menit ke-63. Taisei Marukawa masuk menggantikan Iury, sedangkan Alfharezzi Buffon menggantikan Johnathan, pencetak gol pertama Dewa.
Pada menit ke-67, Dewa kembali mengancam melalui Buffon. Pemain tersebut menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang. Namun, pertahanan Borneo yang dikawal Iago Pereira masih mampu mengantisipasi bola tersebut.
Borneo kemudian melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Van Basty Sousa dan Asgal Habib masuk menggantikan Rodrigo Varanda dan Ikhsan Nur Zikrak.
Tak lama berselang, Borneo kembali melakukan pergantian. Dika Adi dan Dandy Sonriza masuk menggantikan Aditya Warman dan Reva Adi. Masuknya sejumlah pemain baru membuat Borneo kembali memberikan tekanan. Beberapa peluang diciptakan, tetapi belum ada yang berujung gol.
Memasuki menit ke-84, Borneo sempat meminta penalti setelah Habib Altarik dijatuhkan di kotak penalti usai menerima umpan silang. Pelatih Borneo FC melakukan protes keras karena menganggap terjadi pelanggaran. Namun, wasit tidak menunjuk titik putih dan pertandingan dilanjutkan dengan tendangan sudut.
Dewa United kemudian melancarkan serangan balik cepat. Marukawa lolos dari kawalan pemain Borneo dan masuk ke kotak penalti. Kadu berusaha menghentikan pergerakan Marukawa dan melakukan tekel.
Wasit langsung menunjuk titik penalti dan memberikan kartu kuning kepada Kadu. Denilson Pereira maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Kadu. Skor menjadi 1-2
Borneo mencoba mengejar ketertinggalan pada masa tambahan waktu enam menit. Namun, kelengahan lini belakang Borneo justru kembali dimanfaatkan Dewa United.
Pereira mengecoh pemain belakang Borneo hingga berhadapan dengan Kadu. Tanpa kawalan, Denilson kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan sontekan yang mengoyak gawang Borneo untuk ketiga kalinya.
Skor berubah menjadi 1-3 untuk Dewa United. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Eko Saputra, tidak ada lagi gol yang tercipta. Dewa United kemenangan di Stadion Segiri.
Simak Video "Video: Taklukan Persija, Persib Mantap di Jalur Juara"
[Gambas:Video 20detik] (sun/des)
