Manajemen Borneo FC Samarinda menjelaskan skema harga tiket pertandingan kandang setelah mendapat protes dari suporter usai pertandingan Big Match kontra Persija beberapa waktu lalu.
Manager Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri menyebut harga tiket memang tidak kembali persis seperti musim lalu, namun suporter yang memiliki ID Borneo bisa memperoleh potongan harga hingga 30 persen.
"Harga tetap ada. Cuma polanya. Makanya kan harga itu timbul karena memang ada ID Borneo yang kita buatkan," kata Dandri, Senin (7/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ID tersebut menjadi bagian dari upaya klub melakukan pendataan suporter sekaligus memberikan sejumlah keuntungan. Dandri menjelaskan, untuk tribun tertentu, harga tiket umum yang sebelumnya berada di kisaran Rp 150 ribu nantinya bisa menjadi sekitar Rp 105 ribu bagi suporter yang mendapatkan potongan 30 persen melalui ID Borneo.
"Kalau 30 persen itu dia bisa Rp 105 ribu jadinya," ujarnya.
Sementara untuk tribun barat dan timur, Dandri menyebut harga yang sebelumnya sekitar Rp 100 ribu dapat menjadi Rp 70 ribu setelah mendapatkan diskon.
"Nah, kemudian yang di tribun barat dan timur, dari Rp 100 ribu jadi Rp 70 ribu bahkan," jelasnya.
Meski demikian, suporter perlu melakukan pembayaran awal untuk mendapatkan ID tersebut. Dandri menyebut biaya awal pembuatan ID diperkirakan sekitar Rp 200 ribu.
"Polanya selanjutnya kan bayar pertamanya nanti mungkin sekitar 200 ID-nya," katanya.
Dandri menegaskan sistem tersebut bukan semata-mata dibuat untuk menaikkan harga tiket. Manajemen juga memiliki tujuan lain, yakni memenuhi persyaratan yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait pendataan suporter.
"Kalau bicara persyaratan PT Liga yang menjadikan wajib punya 2.000 itu harus kita penuhi," ujarnya.
"Untuk itu kami membuat itu agar persyaratan Liga juga sama seperti apa yang dibuat teman-teman Liga," sambung Dandri.
Selain memenuhi kebutuhan pendataan, ID Borneo juga disebut menjadi cara manajemen untuk mengetahui perkembangan jumlah suporter Borneo FC di Samarinda.
"Kita mau terus melihat perkembangan suporter di Samarinda ini sejauh mana. Dengan cara mendata," katanya.
Ke depan, manfaat ID Borneo tidak hanya akan digunakan untuk pembelian tiket. Manajemen berencana memperluas penggunaannya, termasuk memberikan potongan harga merchandise hingga menggandeng pelaku UMKM.
"Sambil kami mau mencari produk-produk mana lagi nanti yang akan didiskusikan oleh manajemen agar kegunaan ID itu sampai dengan bukan hanya di internal Borneo tetapi di luar, UMKM seperti rumah makan," pungkasnya.
