Timnas Inggris dan Prancis sama-sama kecewa tidak bisa lolos ke final Piala Dunia 2026 dan masih harus berduel memperebutkan posisi ketiga. Meski ada rasa enggan tampil, kedua tim berjanji tetap akan profesional.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel tak bisa memungkiri bahwa pemainnya tidak ingin bermain di babak perebutan juara tiga ini. Sebab mereka sejak awal ingin menjuarai kompetisi ini.
"Tidak ada pemain kami atau pun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini," sungut dia di Sky Sports. "Semua orang kan ingin memenangi Piala Dunia, tapi ya beginilah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya sehari lebih sedikit daripada Prancis untuk memulihkan tenaga, tapi kami akan melakukannya secara profesional," lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain, dan Chelsea itu.
"Yang terpenting bagi kami adalah bangkit dan bereaksi. Itulah yang harus Anda lakukan di level tertinggi olahraga ini dan itulah yang akan kami lakukan," cetus Thomas Tuchel menatap laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.
Sementara itu, pemain Prancis Ibrahima Konate juga memiliki pandangan serupa dengan Tuchel. Dia menegaskan bahwa pemain Prancis memiliki keinginan berlaga di final.
"Saya melihat Thomas Tuchel mengatakan tidak ada yang ingin memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga ini. Dia benar dalam artian bahwa kami ingin bermain di final , bukan pertandingan ini. Tapi kami tidak punya pilihan," kata Konate yang dikutip dari AS.
Era Didier Deschamps di Timnas Prancis segera berakhir. Nama Zinedine Zidane menjadi kuat sebagai pelatih Les Bleus selanjutnya.
"Kita tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah dia berikan kepada kita," bek anyar Real Madrid itu menegaskan.
Laga Prancis vs Inggris tersaji di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Pertandingan bergulir di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (19/7) pagi WIB.
Baca artikel selengkapnya di sini dan di sini.
(bai/bai)
