Euforia Piala Dunia 2026 mulai memanas, termasuk di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Memasuki babak akhir perempat final, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamandau mengajak masyarakat menyaksikan pertandingan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di lokasi resmi yang telah disiapkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan nobar berlangsung aman dan tertib, mengingat laga telah memanas menuju final. Selain itu, acara nobar juga diharapkan sesuai dengan ketentuan penyelenggaraan acara publik, termasuk berkaitan dengan hak siar pertandingan.
Kepala Dispora Kabupaten Lamandau, Medika Hermawan, mengatakan antusiasme masyarakat diprediksi akan semakin tinggi memasuki fase empat besar yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menggelar nobar secara mandiri di ruang publik yang belum mendapat izin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengajak seluruh masyarakat Lamandau untuk bersama-sama menyaksikan Piala Dunia di titik-titik nobar resmi yang telah disiapkan. Mari kita ciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh sportivitas sehingga kemeriahan Piala Dunia dapat dinikmati bersama," ujar Medika, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan nobar di lokasi resmi juga memudahkan pengawasan sehingga kenyamanan penonton tetap terjaga selama pertandingan berlangsung.
Babak perempat final Piala Dunia 2026 sendiri tengah menghadirkan laga-laga bergengsi. Pertandingan diawali Prancis melawan Maroko pada Jumat (10/7), dilanjutkan Spanyol menghadapi Belgia pada Sabtu (11/7). Sementara Minggu (12/7), Norwegia akan berhadapan dengan Inggris dan Argentina yang menantang Swiss untuk memperebutkan tiket menuju semifinal.
"Untuk menampung tingginya animo masyarakat, Dispora telah menetapkan sejumlah titik nobar resmi, yakni Bundaran Rusa Nanga Bulik, Joglo Polres Lamandau, Halaman Polsek Bulik, Halaman Polsek Delang, Halaman Polsek Sematu Jaya, Polsek Lamandau, serta area parkir Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamandau," kata dia.
Medika juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan momentum Piala Dunia sebagai ajang mempererat kebersamaan tanpa mengabaikan ketertiban, kebersihan, dan rasa saling menghormati antarsuporter.
"Mari ramaikan lokasi nobar resmi. Beda tempat, satu semangat. Dukung tim favorit dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan demi terciptanya suasana Piala Dunia yang aman dan meriah di Kabupaten Lamandau," pungkasnya.
(bai/bai)
