Prediksi Juara Versi Supercomputer, Peluang Argentina Bukan yang Terbesar

Piala Dunia 2026

Prediksi Juara Versi Supercomputer, Peluang Argentina Bukan yang Terbesar

Rahmat Khairurizqi - detikKalimantan
Senin, 29 Jun 2026 18:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group J - Jordan v Argentina - Dallas Stadium, Arlington, Texas, U.S. - June 27, 2026 Argentinas Lionel Messi celebrates scoring their third goal IMAGN IMAGES via Reuters/Tim Heitman     TPX IMAGES OF THE DAY
Lionel Messi/Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/TIM HEITMAN
Balikpapan -

Berikut ini prediksi juara Piala Dunia 2026 dari perusahaan statistik olahraga Opta. Prediksi tersebut dibuat menggunakan supercomputer yang menjalankan simulasi turnamen hingga 10.000 kali.

Dikutip detikSport berdasarkan hasil simulasi tersebut, Spanyol menjadi tim dengan peluang terbesar untuk mengangkat trofi juara. Tim berjuluk La Furia Roja menjuarai turnamen dalam 16,1 persen dari total simulasi yang dijalankan.

Namun, persaingan menuju gelar juara diprediksi berlangsung ketat. Sejumlah negara unggulan lainnya juga memiliki peluang besar untuk melangkah hingga partai final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daftar Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Supercomputer:

1. Spanyol (16,1 Persen)

Spanyol menempati posisi teratas dalam simulasi supercomputer. Performa konsisten dalam beberapa tahun terakhir serta kedalaman skuad membuat La Furia Roja menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar juara.

Generasi muda menjadi salah satu kekuatan utama Spanyol saat ini. Tim tersebut diperkuat sejumlah pemain berbakat seperti Lamine Yamal, Pedri, Gavi, hingga bek muda Pau Cubarsi yang tampil impresif bersama klub maupun tim nasional. Kombinasi pemain muda dan senior membuat Spanyol dinilai memiliki modal kuat untuk melangkah jauh di turnamen.

2. Prancis (15,4 Persen)

Prancis kembali masuk jajaran favorit juara. Negara yang menjuarai Pesta Bola Dunia 2018 dan menjadi runner-up pada edisi 2022 ini masih memiliki banyak pemain bintang di berbagai lini.

Lini serang menjadi salah satu kekuatan terbesar Les Bleus. Tim ini masih mengandalkan Kylian Mbappe yang tampil tajam dalam beberapa musim terakhir dan pernah meraih Sepatu Emas Pesta Bola Dunia 2022. Selain itu, terdapat peraih Ballon d'Or 2025 Ousmane Dembele serta Michael Olise yang terus menunjukkan perkembangan positif bersama tim nasional Prancis.

3. Inggris (14,8 Persen)

Inggris juga masuk dalam kelompok negara dengan peluang terbesar menjadi juara. Skuad The Three Lions dinilai memiliki kedalaman pemain yang merata, mulai dari lini pertahanan hingga penyerangan.

Di bawah arahan Thomas Tuchel, Inggris diperkuat sejumlah pemain kelas dunia. Harry Kane yang masih menjadi andalan di lini depan dipadukan dengan gelandang kreatif Jude Bellingham yang terus berkembang menjadi salah satu pemain terbaik generasinya. Perpaduan pengalaman dan talenta muda membuat Inggris kembali difavoritkan dalam perebutan gelar juara.

4. Argentina (8,4 Persen)

Sebagai juara bertahan, Argentina tetap masuk dalam daftar unggulan meski peluangnya berada di bawah Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Tim Tango dinilai masih memiliki fondasi permainan yang kuat serta pengalaman tampil di laga-laga besar yang dapat menjadi modal penting dalam turnamen.

Kehadiran Lionel Messi sebagai kapten dan figur sentral tim tetap menjadi sorotan. Selain itu, Argentina juga mulai diperkuat generasi baru, salah satunya Nico Paz yang digadang-gadang menjadi salah satu bintang masa depan Albiceleste.

5. Brasil (8,3 Persen)

Brasil tidak pernah bisa dipisahkan dari daftar kandidat juara dunia. Selecao tetap memiliki materi pemain berkualitas dan tradisi kuat di turnamen internasional.

Kembalinya Neymar ke skuad nasional menjadi nilai tambah bagi Brasil. Kehadirannya melengkapi deretan pemain bintang seperti Vinicius Junior, Raphinha, Matheus Cunha, dan sejumlah talenta muda lainnya yang siap membawa Brasil kembali bersaing di level tertinggi.

Secara keseluruhan, hasil simulasi menunjukkan persaingan Pesta Bola Dunia 2026 diprediksi berlangsung sangat ketat. Selisih peluang antarnegara unggulan tidak terpaut jauh sehingga berbagai kejutan masih sangat mungkin terjadi sepanjang turnamen.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads