Borneo FC langsung tampil beringas dalam laga terakhir Super League 2025/2026 melawan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026). Pesut Etam menghajar tim tamu dengan skor 4-0.
Sejak awal laga kedua tim langsung bermain terbuka. Malut United sempat memberikan ancaman lebih dulu melalui tendangan Abduh Lestaluhu. Namun, sepakan kerasnya masih mampu ditepis kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.
Borneo FC kemudian membalas lewat Mariano Peralta yang mendapat ruang kosong di depan kotak penalti. Sayangnya, tendangan pemain asal Argentina itu masih melenceng dari gawang M Ridwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki menit ke-7, Borneo FC akhirnya membuka keunggulan. Mariano Peralta melakukan kerja sama satu-dua dengan Obieta sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sisi kiri gawang M Ridwan dan mengubah skor menjadi 1-0.
Empat menit berselang, Peralta kembali menunjukkan ketajamannya. Berawal dari serangan di sisi kanan pertahanan Malut United, Peralta menerima umpan dari Caxambu lalu melepaskan sepakan melengkung yang gagal dijangkau M Ridwan. Skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-11.
Borneo FC tak memberi kesempatan lawannya berkembang. Semenit kemudian, giliran Juan Villa yang mencatatkan namanya di papan skor. Kesalahan lini belakang Malut United berhasil dimanfaatkan Villa yang merebut bola dan dengan tenang menaklukkan M Ridwan. Pesut Etam pun menjauh 3-0 pada menit ke-12.
Tertinggal jauh membuat Malut United mencoba bangkit. Pada menit ke-20, Tri Setiawan melakukan penetrasi dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke depan gawang. Namun, bola terlalu deras sehingga gagal dijangkau David da Silva.
Mariano Peralta hampir mencetak hattrick pada menit ke-23. Ia sukses menerima umpan jauh dan melewati pemain bertahan Malut United, tetapi penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar gawang.
Gol keempat Borneo FC akhirnya lahir pada menit ke-28. Peralta kembali menjadi motor serangan usai mengecoh M Ridwan di dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan matang kepada Obieta. Tanpa kawalan berarti, Obieta dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong dan membawa Borneo unggul 4-0.
Selepas gol tersebut, Malut United tampak kehilangan ritme permainan. Skuad asuhan Imran Nahumarury kerap kehilangan bola di area pertahanan sendiri sehingga memudahkan Borneo FC melancarkan gelombang serangan. Permainan umpan jauh Pesut Etam juga beberapa kali merepotkan lini belakang lawan.
Meski tertinggal, Malut United sempat menciptakan peluang emas pada menit ke-36 melalui David da Silva. Penyerang asal Brasil itu berhasil melewati Jose Cleylton dan Christophe Nduwarugira sebelum melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang. Namun, Nadeo Argawinata tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting.
Borneo FC kembali mengancam pada menit ke-40. Umpan terobosan Juan Villa berhasil diterima Peralta, tetapi kali ini M Ridwan mampu menepis peluang tersebut.
Menjelang turun minum, Malut United memperoleh kesempatan lewat Dimas Drajad pada menit ke-44. Berawal dari umpan lambung Nilson, Dimas menyambut bola dengan sundulan, namun arah bola masih mudah diamankan Nadeo.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, Borneo FC tetap nyaman memimpin dengan skor telak 4-0 atas Malut United.
Sementara itu di pertandingan lain, Persib Bandung masih bertahan dengan skor 0-0 menghadapi Persijap Jepara. Hasil imbang sudah cukup membawa Persib menjuarai Super League musim ini.
