Persija Vs Persib Dipindah ke Segiri, Viking Borneo Janji Tak Hadir

Persija Vs Persib Dipindah ke Segiri, Viking Borneo Janji Tak Hadir

Riani Rahayu - detikKalimantan
Jumat, 08 Mei 2026 18:30 WIB
Pernyataan sikap suporter viking Borneo dan Bobotoh tidak akan hadir ke laga Persija Jakarta dan Persib Bandung di Segiri tanggal 10 Mei 2026 mendatang. (dok. Polresta Samarinda)
Foto: Pernyataan sikap suporter viking Borneo dan Bobotoh tidak akan hadir ke laga Persija Jakarta dan Persib Bandung di Segiri tanggal 10 Mei 2026 mendatang. (dok. Polresta Samarinda)
Samarinda -

Laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung diprediksi bakal berlangsung panas. Pertandingan Liga 1 yang semula digelar di Jakarta resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada 10 Mei 2026, menyusul pertimbangan situasi keamanan di ibu kota.

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar mengatakan pemindahan venue dilakukan berdasarkan rekomendasi Mabes Polri dan persetujuan operator Liga 1. Meski lokasi berubah, jadwal pertandingan tetap berlangsung pukul 16.30 Wita.

"Karena situasi di Jakarta dianggap cukup rawan, akhirnya pertandingan Persija melawan Persib dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda," ujarnya, Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan Polresta Samarinda langsung menyiapkan pengamanan besar mengingat rivalitas dua klub tersebut memiliki tingkat fanatisme tinggi. Sebanyak 620 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di dalam maupun luar stadion.

"Personel gabungan ini dari Polresta Samarinda, Brimob, Kodim, Denpom, Damkar, Dinas Kesehatan sampai tambahan personel dari Polres Kukar," katanya.

Hendri menjelaskan rapat koordinasi juga melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk pihak Persija, Borneo FC, TNI hingga instansi pemerintah daerah. Sebab pertandingan ini dinilai memiliki risiko keamanan lebih tinggi dibanding laga biasa.

Meski begitu, polisi belum akan melakukan penyekatan di pintu masuk Samarinda. Namun koordinasi dengan Polresta Balikpapan sudah dilakukan untuk mengantisipasi kedatangan suporter dari luar daerah.

"Yang jadi tuan rumah tetap Persija. Jadi sesuai regulasi, penonton yang hadir di stadion adalah supporter tuan rumah, yakni Jakmania," ucapnya.

Ia memastikan kelompok Viking Borneo di Samarinda sudah diajak berkoordinasi dan menyatakan tidak akan hadir ke stadion. Komitmen itu disebut penting untuk menjaga situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.

"Teman-teman Viking juga memahami regulasi karena Persib berstatus tim away. Mereka berkomitmen tidak masuk stadion," katanya.

Sementara untuk kapasitas penonton, panitia membuka sekitar 9 ribu tiket. Rinciannya 7.500 tiket untuk penonton umum dan 1.500 lainnya untuk kelompok suporter Jakmania.

"Penonton umum dari Samarinda tetap bisa menonton. Tapi mekanisme pembelian tiket nanti diatur supaya sesuai regulasi dan tidak ada kebocoran penonton," pungkasnya.

Suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung di Samarinda sepakat menjaga situasi tetap kondusif jelang laga panas kedua tim di Stadion Segiri, 10 Mei 2026. Kedua kelompok suporter pun menegaskan akan mematuhi regulasi pertandingan yang melarang pendukung tim tamu hadir di stadion.

Perwakilan pengurus pusat Jakmania, Raffi mengatakan pertandingan Persija melawan Persib di Samarinda dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter Persib Bandung di dalam stadion. Karena itu, pihaknya meminta seluruh suporter mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.

"Kami mengimbau teman-teman Jakmania maupun Viking untuk mematuhi regulasi yang berlaku. Pertandingan ini dilaksanakan tanpa kehadiran suporter Persib Bandung," ujarnya.

Ia mengatakan koordinasi terus dilakukan bersama kepolisian, Viking Borneo dan kelompok suporter lain demi menjaga pertandingan tetap aman dan tertib.

Bersamaan dengan itu, perwakilan Viking Borneo, Imam juga menegaskan pihaknya menerima keputusan tersebut sebagai bagian dari regulasi pertandingan Liga 1. Ia memastikan tidak ada persoalan rivalitas yang dibawa ke luar lapangan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Ini bukan soal rivalitas, tapi memang ada regulasi yang harus dipatuhi bersama," kata Imam.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila terdapat dinamika di lapangan menjelang pertandingan. Namun Viking Borneo memastikan tetap mendukung terciptanya situasi yang aman selama laga berlangsung di Samarinda.



(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads