AS Minta Iran Diganti Italia, FIFA Dikabarkan Tak Mau

Piala Dunia 2026

AS Minta Iran Diganti Italia, FIFA Dikabarkan Tak Mau

Mohammad Resha Pratama - detikKalimantan
Kamis, 23 Apr 2026 20:59 WIB
ANTALYA, TURKIYE - MARCH 31: Iran national football team players hold photos of children killed in war as they walk onto the pitch ahead of a friendly match against Costa Rica attended by FIFA President Gianni Infantino in Antalya, Turkiye, on March 31, 2026. (Photo by Orhan Cicek/Anadolu via Getty Images)
Presiden FIFA Gianni Infantino/Foto: Orhan Cicek/Anadolu via Getty Images
Balikpapan -

Amerika Serikat (AS) meminta Iran dicoret dari daftar peserta Piala Dunia 2026 dan diganti Italia. Italia gagal lolos karena kalah di Playoff.

Dikutip detikSport, wacana itu diutarakan Utusan Presiden Amerika Serikat, Paolo Zampolli, usai pertemuan bilateral antara AS dan Italia. Itu dilakukan untuk memperbaiki hubungan kedua negara yang merenggang karena konflik di Timur Tengah saat ini.

Itu berkaitan dengan kritik keras Trump kepada Paus Leo XIV, pemimpin Vatikan, yang mengkritik serangan AS ke Iran. Italia dalam hal ini membela penuh Paus Leo XIV. Trump juga membalas komentar PM Italia Giorgia Meloni yang dianggap tidak mendukung invasi AS di Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai saat ini, FIFA didesak untuk menggantikan Iran dengan negara lain. Tapi, federasi sepakbola tertinggi dunia itu tetap pada keputusan awal mereka, yakni Iran adalah peserta Piala Dunia 2026.

Berdasarkan laporan BBC, FIFA sama sekali tidak berencana mencoret Iran dan tetap berharap negara itu tampil di Piala Dunia 2026. Ini seperti yang diutarakan Presiden FIFA Gianni Infantino saat bertemu Federasi Sepakbola Iran bulan lalu di Antalya, Turki.

Di Piala Dunia 2026, Iran dijadwalkan mengawali Grup G di Sofi Stadium, Inglewood, California, bertemu Selandia Baru 15 Juni dan Belgia 21 Juni, sebelum terbang ke Seattle pada 26 Juni bertemu Mesir.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads