Alan Shearer bersimpati kepada Mohamed Salah. Ia merasa sedih melihat akhir perjalanan Salah di Liverpool yang sepahit ini.
Yang teranyar, Liverpool dibantai Manchester City 0-4 di perempatfinal Piala FA. Salah punya peluang emas di babak pertama tapi diblok Khusanov. Lalu penaltinya juga gagal.
"Sayangnya, bukan pemandangan indah ketika melihat Salah gagal menuntaskan peluang dan gagal penalti. Ini cuma satu laga," jelas Shearer dilansir detikSport dari Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk melihat salah satu pemain terbaik Premier League menderita seperti ini, itu menyedihkan," sambungnya.
Sepanjang musim 2025/26, Salah mencatatkan performa terburuk. Di Liga Inggris, Salah baru mengemas lima gol dari 22 laga. Padahal sejak bergabung dengan Liverpool di tahun 2017, Salah selalu mengemas dua digit gol per musim. Empat gelar top skor sudah diraihnya.
Kedatangan para penyerang baru dinilai membuat Salah kesulitan. Manajer Arne Slot pun kerap mengubah formasi, bahkan Salah juga sempat dicadangkan.
The Reds masih punya kans untuk memenangkan titel Liga Champions di musim ini. Ada PSG yang menanti di babak perempatfinal. Akankah trofi Si Kuping Lebar jadi kado perpisahan manis dari Salah?
Seperti diketahui, Salah akan cabut dari Liverpool pada akhir musim. Sedianya, kontraknya tersisa semusim lagi tapi Salah dan pihak klub sepakat untuk pisah lebih cepat.
Baca selengkapnya di sini.
(sun/bai)
