Manajemen Borneo FC Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konsistensi di papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026 sekaligus membuka peluang finis di posisi puncak pada akhir musim.
Saat ini, Pesut Etam menutup putaran pertama dengan menempati posisi kedua klasemen sementara, dengan koleksi 37 poin dari 12 kemenangan, satu kali imbang, dan empat kekalahan.
Manajer Tim Borneo FC, Dandri Dauri mengatakan capaian tersebut sejalan dengan target yang disampaikan manajemen sejak awal musim, yakni membangun kekuatan tim melalui kombinasi pemain muda, senior, serta rekrutan baru sesuai regulasi kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti apa yang saya sampaikan di awal musim, kita membangun tim dari kombinasi pemain muda, senior, dan beberapa pemain baru. Alhamdulillah, kerja keras itu membawa Borneo FC finis di putaran pertama di posisi dua," ungkap Dandri, Kamis (22/1/2026)
Menurutnya, posisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Borneo FC untuk terus berbenah di putaran kedua. Ia menilai tidak ada alasan bagi tim untuk tidak menjaga, bahkan meningkatkan posisi di klasemen.
"Kesempatan itu datang hari ini. Kenapa tidak kita mencoba melengkapi tim agar posisi dua ini bisa bertahan, bahkan mudah-mudahan bisa sampai ke posisi satu," tegasnya.
Baca juga: Khanafi Perkuat Lini Serang Borneo FC |
Dandri juga menyoroti perubahan regulasi kompetisi musim depan, di mana hanya tim peringkat satu dan dua yang berhak tampil di ajang antarklub Asia. Hal tersebut, kata dia, membuat persaingan semakin ketat dan menuntut kesiapan tim sejak dini.
"Musim depan yang bisa ke Asia hanya peringkat satu dan dua. Tantangannya jelas lebih besar, apalagi kalau nantinya ada Piala Indonesia, maka klub peringkat atas bisa menjalani tiga sampai empat kompetisi," jelasnya.
Karena itu, pentingnya membangun pondasi tim sejak sekarang, agar Borneo FC tidak sekadar lolos ke kompetisi Asia, tetapi juga mampu bersaing secara kompetitif.
"Kita harus adil dalam mempersiapkan diri. Jangan sampai hanya lolos ke Asia, tapi saat tampil justru kita seperti kehilangan segalanya," kata Dandri.
Dalam proses pembinaan, Dandri mengapresiasi langkah pelatih Fabio Lefundes yang berani mengorbitkan pemain muda, termasuk dengan meminjamkan mereka ke klub lain demi menambah jam terbang.
"Kita lihat contoh Douglas Coutinho, begitu langsung main menang, langsung membuahkan satu gol. Nah, ini merupakan sebuah hal yang baik dan positif saya pikir," ujarnya.
Dandri mengungkapkan, manajemen masih membuka peluang penambahan pemain dalam waktu dekat untuk memperkuat skuad, menyusul bergabungnya Ardi Idrus dan Marcos Astina.
Diinformasikan mengawali putaran kedua atau pekan ke-18, Pesut Etam dijadwalkan menghadapi Persis Solo pada Jumat (23/1) pukul 16.30 Wita di Stadion Manahan, Solo.
