Fabio Puji Mental Pemain Borneo FC Walau Kalah di Laga Kandang Terakhir

Fabio Puji Mental Pemain Borneo FC Walau Kalah di Laga Kandang Terakhir

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Minggu, 30 Nov 2025 21:00 WIB
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundez dan pemain Borneo FC Christophe Nduwarugira.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes dan pemain Borneo FC Christophe Nduwarugira. Foto: Muhammad Budi Kurniawan/detikKalimantan
Samarinda -

Borneo FC Samarinda menutup laga kandang terakhir mereka di tahun 2025 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Bali United pada pekan ke-14 BRI Super League.

Pelatih Fabio Lefundes mengakui hasil ini mengecewakan. Namun, ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut justru akan membuat timnya semakin kuat. Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Fabio terlebih dulu menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang memadati Stadion Segiri.

"Sebelum komentar pertandingan, saya mau ucapkan terima kasih kepada para suporter Samarinda. Mereka selalu hadir dan mendukung. Meski kami belum bisa kasih kemenangan, saya sangat apresiasi kepada mereka," ujar Fabio kepada awak media, Minggu (30/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fabio menilai jalannya pertandingan berjalan sulit setelah Bali United mencetak gol lebih dulu. Menurutnya, gol tersebut mengubah arah permainan karena Bali langsung menerapkan strategi bertahan ketat.

"Sebelum mereka cetak gol, kita punya beberapa peluang. Tapi tidak kita selesaikan jadi gol. Itu sepak bola. Mereka dapat peluang dan cetak gol. Setelah itu jadi sangat sulit karena mereka pakai strategi bertahan," jelasnya.

"Kami bukan tim yang sempurna, meski bisa menang 11 kali beruntun. Semua tim yang datang ke sini pasti mengubah cara main mereka," tambah Fabio.

Menjawab keraguan publik soal performa Borneo FC jelang jadwal berat di bulan Desember, Fabio menegaskan timnya masih berada di jalur positif. Fabio juga mengakui hal itu akan menjadi perhatian khusus. Namun, ia menilai kekalahan wajar terjadi di sepak bola.

"Dalam 12 pertandingan kami kumpulkan 33 poin. Kami hanya kalah satu. Kalau ada yang ragu sama kami, berarti mereka tidak mengerti sepak bola," ujarnya.

"Kadang memang bisa terjadi. Bali hari ini cuma punya sedikit peluang, tapi mereka bisa manfaatkan. Yang penting kami bisa terus ciptakan peluang dan selesaikan dengan baik," lanjutnya.

Sementara itu, pemain Borneo FC Christophe Nduwarugira menilai laga ini berjalan tak sesuai harapan karena kurangnya keberuntungan di depan gawang. Meski begitu, ia menegaskan timnya akan tetap solid dan siap bangkit di laga-laga berikutnya. Mengingat ini kekalahan pertama bagi Borneo.

"Pertandingan ini mungkin bukan hari keberuntungan kami. Kami sudah usaha, kerja keras, kasih 100 persen. Tapi kadang hasilnya tidak maksimal. Ini harus jadi pelajaran. Kita harus bangkit secepatnya. Kita satu tim yang solid dan punya mentalitas kuat. Di mana pun kita main, targetnya tetap tiga poin," tegasnya.

Christophe juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter, mengingat pertandingan malam ini adalah pertandingan terakhir Borneo di kandang sebelum masuk musim berikutnya.

"Terima kasih kepada semua suporter yang datang hari ini. Maaf karena belum bisa kasih hasil maksimal," tutupnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "#LagaPenuhMomen, OPPO Resmi Jadi Smartphone Partner BRI Super League"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads