Pelatih dan Kiper Persija Soroti Wasit Usai Kalah 1-3 dari Borneo FC

Pelatih dan Kiper Persija Soroti Wasit Usai Kalah 1-3 dari Borneo FC

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Senin, 29 Sep 2025 00:30 WIB
Pelatih Persija Mauricio Souza dan Kiper Persija Andritany Ardhiyasa.
Pelatih Persija Mauricio Souza (kanan) dan Kiper Persija Andritany Ardhiyasa. Foto: Dok. Istimewa
Samarinda -

Persija Jakarta pulang dengan kepala tertunduk usai takluk 1-3 dari Borneo FC di lanjutan Super League 2025/2026. Pelatih Mauricio Souza menyoroti kepemimpinan wasit yang menurutnya merugikan timnya.

"Pertama saya ingin ucapkan selamat untuk Borneo, mereka pantas menang karena kerja keras tim dan pelatihnya. Tapi soal wasit, saya harus bicara," kata Souza dalam konferensi pers usai laga, Minggu (28/9/2025).

Souza menilai timnya terlalu banyak diganjar kartu kuning oleh wasit di babak pertama, termasuk dirinya. Padahal menurutnya ada beberapa kartu yang tidak tepat diberikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bek kiri saya dapat kartu kuning, stopper saya juga, bahkan saya sendiri kena kartu. Padahal ada beberapa situasi yang bukan untuk kartu," ujarnya.

Menurutnya, keputusan wasit kerap tidak konsisten. Ia pun mempertanyakan kredibilitas wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

"Kenapa hanya saya yang dapat kartu? Kenapa Fabio (pelatih Borneo) tidak? Kalau memang ada masalah dengan Persija, tolong sampaikan saja," tegas Souza.

Pelatih asal Brasil itu menambahkan, duel sebesar ini seharusnya dipimpin wasit asing. Sebab pelatih asing dapat berjalan dengan lancar.

"Saya lihat beberapa pertandingan dengan wasit asing berjalan lebih baik. Pemain merasa aman, ritme pertandingan lebih terjaga. Jadi untuk laga besar seperti ini seharusnya juga bisa dipimpin wasit asing," jelasnya.

Kiper Persija Andritany Ardhiyasa juga melontarkan nada serupa. Dia mempertanyakan kepemimpinan wasit Nendi Rohaendi.

"Apakah layak laga papan atas seperti ini dipimpin wasit lokal, sementara di pertandingan lain ada wasit asing? Media bisa menilai," kata Andritany.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads