Buah Manggis Langka, Kini Harganya Selangit di Pasar Malaysia

Internasional

Buah Manggis Langka, Kini Harganya Selangit di Pasar Malaysia

Sonia Basoni - detikKalimantan
Senin, 20 Apr 2026 11:30 WIB
Langka di Pasaran, Harga Manggis Kini Lebih Mahal dari Durian
Manggis. Foto: Ilustrasi iStock
Balikpapan -

Buah manggis (Garcinia mangostana) kini tengah langka hingga harganya jadi makin mahal di pasar Malaysia. Saking langkanya, buah manggis kini lebih mahal dari durian, hingga dapat julukan 'ratu buah'.

Di Malaysia, harga buah mengalami perubahan yang cukup mencolok dalam beberapa waktu terakhir. Jika sebelumnya durian dikenal sebagai buah dengan harga tinggi, kini posisi tersebut mulai tergeser oleh manggis yang pasokannya terbatas.

Dilansir detikFood dari laman SAYS, beberapa varietas manggis seperti Mesta kini harganya mencapi RM 20 (Rp 87.000) per kilogram. Sementara itu, harga durian di Malaysia, termasuk jenis populer seperti Musang King, justru turun hingga sekitar RM 16,80 (Rp 73.000) per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, di sejumlah lapak buah, durian dijual lebih murah lagi tergantung lokasi dan adanya promosi selama musim panen singkat atau mini season.

Perubahan harga ini dipengaruhi oleh kondisi pasokan kedua buah tersebut. Pedagang buah menyebutkan bahwa kenaikan harga manggis disebabkan oleh berkurangnya produksi lokal. Manggis yang dikenal memiliki rasa manis dan sedikit asam kini semakin sulit ditemukan dalam jumlah stabil di Malaysia.

Salah satu penyebabnya adalah perubahan pola budidaya di kebun durian. Dahulu, banyak petani menerapkan sistem tanam campuran dengan menanam manggis berdampingan dengan durian dan tanaman lain. Sistem ini tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem kebun, tetapi juga membantu petani mendapatkan pemasukan sepanjang tahun.

Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa banyak kebun durian mulai menyingkirkan pohon manggis. Petani menilai pohon manggis dapat menghalangi sinar matahari dan mengganggu pertumbuhan durian, sehingga banyak yang ditebang. Dampaknya, produksi manggis menurun dan pasokan di pasar menjadi terbatas.

Saat ini, sebagian besar buah manggis yang beredar di Malaysia berasal dari impor, terutama dari Thailand dan Indonesia. Meski demikian, ketersediaannya tidak selalu stabil sehingga harga tetap tinggi. Manggis lokal pun semakin jarang ditemukan, meski kerap dianggap memiliki kualitas rasa yang lebih baik.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads