Tenggiling Terjebak Karhutla Berau, 2 Kakinya Luka Parah

Kalimantan Timur

Tenggiling Terjebak Karhutla Berau, 2 Kakinya Luka Parah

Riani Rahayu - detikKalimantan
Kamis, 03 Sep 2026 19:31 WIB
Tim CAN Borneo mengevakuasi trenggiling yang ditemukan di lokasi karhutla di Kampung Merasa, Berau. (Istimewa)
Foto: Tim CAN Borneo mengevakuasi trenggiling yang ditemukan di lokasi karhutla di Kampung Merasa, Berau. (Istimewa)
Berau -

Seekor tenggiling ditemukan dalam kondisi terluka saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kampung Merasa, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Dua kaki belakang satwa tersebut mengalami luka parah, hingga tulangnya terlihat.

Founder Conservation Action Network (CAN) Borneo, Paulinus Kristanto mengatakan tenggiling tersebut ditemukan tim pemadam saat melakukan pemadaman pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.

Tenggiling ini ditemukan bersembunyi di dalam batang kayu yang terbakar. Saat itu, terdapat sekitar delapan titik api yang tersebar di wilayah administrasi Kampung Merasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat kita melakukan pemadaman di Kampung Merasa itu ada sekitar delapan titik api yang berada di wilayah administrasi Kampung Merasa. Kemudian tim sudah memadamkan dari pagi sampai malam, akhirnya pada malam hari kita ketemu ada satu tenggiling saat tim lagi melakukan pemadaman," ujar Paulinus kepada detikKalimantan, Kamis (3/9/2026).

Tenggiling tersebut ditemukan bersembunyi di dalam batang kayu yang ikut terbakar. Tim pemadam kemudian mengevakuasi satwa tersebut setelah melihat kondisinya mengalami luka cukup serius akibat kebakaran.

"Ada tenggiling yang dia bersembunyi di batang kayu yang terbakar. Nah, itulah yang akhirnya kita selamatkan dan kita menemukan di kaki bagian belakang, dua kakinya itu ternyata sudah luka parah," jelasnya.

Tak hanya pada kedua kaki belakang, luka bakar juga ditemukan pada bagian ekor tenggiling tersebut. Kondisi luka pada bagian kaki bahkan cukup parah hingga tulang satwa itu terlihat.

"Di bagian ekor juga ada terdapat bagian yang terbakar. Kondisi terakhir masih dalam perawatan intensif, namun kakinya luka parah hingga terlihat tulang," ungkapnya.

Usai dievakuasi, tenggiling tersebut langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan. Saat ini, satwa itu masih menjalani perawatan intensif di pusat rehabilitasi Long Sam.

"Nah, tenggiling itu diselamatkan oleh tim pemadam CAN Borneo dan saat ini tenggilingnya berada di pusat rehabilitasi Long Sam. Dia mengalami luka parah di kaki belakangnya, kemudian di bagian ekornya juga terdapat luka parah," terangnya.

Lokasi kebakaran tempat tenggiling tersebut ditemukan berada sekitar 10 kilometer dari pusat rehabilitasi. tenggiling ditemukan setelah tim berjibaku melakukan pemadaman sejak pagi hingga malam hari.

"Tenggiling ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 21.00 Wita. Jarak karhutla dari pusat rehabilitasi sekitar 10 kilometer," pungkasnya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads