Gajah Sinta dan Deo Tiba di Tabang Zoo Kaltim, BKSDA: Kondisi Sehat

Kalimantan Timur

Gajah Sinta dan Deo Tiba di Tabang Zoo Kaltim, BKSDA: Kondisi Sehat

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Kamis, 20 Agu 2026 05:01 WIB
Gajah dari Gembira Loka Zoo tiba di Tabang Zoo Kukar Kaltim. (dok BKSDA Kaltim)
Foto: Gajah dari Gembira Loka Zoo tiba di Tabang Zoo Kukar Kaltim. (dok BKSDA Kaltim)
Kutai Kartanegara -

Dua gajah dari Gembira Loka Zoo, Jogja bernama Deo dan Sinta telah tiba di Tabang Zoo, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim) memastikan kondisinya sehat dan aktif.

Hal tersebut dikabarkan oleh BKSDA melalui akun Instagram resmi @bksda_kaltim. Disebutkan bahwa kedua gajah sumatera itu tiba pada Selasa (18/8/2026) pukul 22.20 Wita.

"Gajah Deo dan Sinta telah tiba dengan selamat di Lembaga Konservasi PT SGBL (Tabang Zoo). Setibanya di lokasi, keduanya langsung dipindahkan ke paddock gajah seluas 1,1 hektare dan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dari SGBL dan Tabang Zoo. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya dalam kondisi sehat dan aktif," tulis BKSDA dikutip Rabu (19/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan ukuran paddock atau lahan tempat tinggal gajah seluas 1,1 hektare, tempat itu dilengkapi kandang gajah, areal umbaran, kandang jepit, dan gudang pakan. Sarana tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari ahli gajah dan disesuaikan dengan kondisi fisik kedua gajah.

BKSDA juga menjelaskan ada belasan orang yang akan mengurus Deo dan Sinta. Mereka antara lain dokter hewan, pawang, dan penjaga khusus gajah.

"Kondisi keduanya akan dipantau secara berkala oleh 3 dokter hewan, serta dirawat oleh 3 mahout (pawang) dari Gembira Loka Zoo, 2 mahout dari Tabang Zoo, dan 5 keeper khusus gajah. Seluruh upaya perawatan dilakukan dengan tetap mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan satwa," lanjut keterangan tersebut.

BKSDA Kaltim juga berjanji akan terus memantau dan menyampaikan kepada publik terkait perkembangan kondisi gajah Deo dan Sinta di Tabang Zoo.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui rilis resminya pada Minggu, 16 Agustus 2026, menyebut translokasi dua gajah tersebut merupakan upaya penataan pengelolaan populasi yang berfokus pada pemenuhan ruang gerak, standar perawatan, serta jaminan keselamatan dan kesejahteraan satwa sepanjang perjalanan.

Dua gajah ini merupakan satwa dilindungi yang dititiprawatkan BKSDA Yogyakarta sejak September 2024 di GL Zoo. Pemindahan dua gajah itu ke Tabang Zoo adalah pemindahan permanen untuk menyesuaikan daya tampung dan fasilitas yang paling ideal bagi mereka.

"Rencana pemindahan yang disiapkan sejak 2025 ini menetapkan Tabang Zoo di Kutai Kartanegara sebagai lokasi penempatan baru setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur," jelas Kemenhut dalam laman resminya.

Sebelum berangkat, tim medis dan ahli gajah telah menguji secara menyeluruh kondisi kesehatan fisik serta perilaku Deo dan Sinta. Keberangkatan baru diizinkan setelah seluruh hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan kedua gajah itu dalam kondisi prima dan siap menempuh perjalanan jarak jauh.

"Proses translokasi diawali pada 14 Agustus 2026 di bawah pengawasan ketat tim gabungan. Sebanyak 17 personel diterjunkan mendampingi perjalanan, meliputi Polisi Kehutanan BKSDA Yogyakarta, personel BKSDA Kalimantan Timur, tim mahout (pawang gajah), dokter hewan, serta pakar penanganan gajah senior," terang Kemenhut.

Rute perjalanan dilakukan dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Paciran (Lamongan, Jawa Timur), kemudian menyeberangi laut menuju Pelabuhan Bahaur (Kalimantan Tengah) menggunakan KMP Drajat Paciran, sebelum meneruskan perjalanan darat menuju Kalimantan Timur. Selama perjalanan panjang tersebut, petugas rutin melakukan pembersihan armada serta penyemprotan air guna menstabilkan suhu tubuh kedua gajah.

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads