Dua ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dari Gembira Loka (GL) Zoo Jogja dipindahkan ke Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pemindahan gajah jantan bernama Deo dan gajah betina bernama Sinta ini dilakukan dengan metode multimoda.
Dikutip dari detikJogja, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah menerbitkan rilis resmi mengenai translokasi Deo dan Sinta melalui laman resminya dengan nomor SP. 416/HKLN/08/2026 pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Kemenhut menyebut translokasi tersebut merupakan upaya penataan pengelolaan populasi yang berfokus pada pemenuhan ruang gerak, standar perawatan, serta jaminan keselamatan dan kesejahteraan satwa sepanjang perjalanan.
Dua gajah ini merupakan satwa dilindungi yang dititiprawatkan BKSDA Yogyakarta sejak September 2024 di GL Zoo. Pemindahan dua gajah itu ke Tabang Zoo adalah pemindahan permanen untuk menyesuaikan daya tampung dan fasilitas yang paling ideal bagi mereka.
"Rencana pemindahan yang disiapkan sejak 2025 ini menetapkan Tabang Zoo di Kutai Kartanegara sebagai lokasi penempatan baru setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur," jelas Kemenhut dalam laman resminya.
Sebelum berangkat, tim medis dan ahli gajah telah menguji secara menyeluruh kondisi kesehatan fisik serta perilaku Deo dan Sinta. Keberangkatan baru diizinkan setelah seluruh hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan kedua gajah itu dalam kondisi prima dan siap menempuh perjalanan jarak jauh.
"Proses translokasi diawali pada 14 Agustus 2026 di bawah pengawasan ketat tim gabungan. Sebanyak 17 personel diterjunkan mendampingi perjalanan, meliputi Polisi Kehutanan BKSDA Yogyakarta, personel BKSDA Kalimantan Timur, tim mahout (pawang gajah), dokter hewan, serta pakar penanganan gajah senior," terang Kemenhut.
Rute perjalanan dilakukan dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Paciran (Lamongan, Jawa Timur), kemudian menyeberangi laut menuju Pelabuhan Bahaur (Kalimantan Tengah) menggunakan KMP Drajat Paciran, sebelum meneruskan perjalanan darat menuju Kalimantan Timur. Selama perjalanan panjang tersebut, petugas rutin melakukan pembersihan armada serta penyemprotan air guna menstabilkan suhu tubuh kedua gajah.
(bai/bai)