Halaman Mapolres Katingan masih diselimuti suasana duka karena kehilangan tiga personel Satresnarkoba saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Namun, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono berpesan kepada para personel untuk tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas.
Pada apel jam pimpinan yang digelar Selass (7/7/2026) pagi, Dodik mengajak seluruh personel bangkit dari duka dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai penguat solidaritas serta evaluasi dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Mengawali arahannya, Dodik mengajak seluruh peserta apel mendoakan tiga Bhayangkara yang gugur dalam pengabdian. Menurutnya, pengorbanan mereka tidak boleh sia-sia, tetapi harus menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk terus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak boleh terus larut dalam kesedihan. Mari kita bangkit, saling menguatkan, tetap kompak, dan jangan saling menyalahkan karena apa yang telah terjadi tidak dapat diulang kembali. Jadikan peristiwa ini sebagai evaluasi untuk meningkatkan kesiapan dalam setiap pelaksanaan tugas," tegasnya, Selasa (7/7/2026).
Selain menguatkan mental personel, Dodik juga menekankan pentingnya menjaga soliditas institusi. Ia meminta seluruh anggota, termasuk keluarga besar Polres Katingan, tidak memberikan komentar atau keterangan kepada pihak luar terkait insiden tersebut.
Menurutnya, seluruh informasi mengenai perkembangan penanganan kasus akan disampaikan secara resmi melalui satu pintu, yakni Kapolres Katingan, guna menghindari munculnya informasi yang simpang siur di tengah proses penyidikan yang masih berlangsung.
Usai melewati masa berkabung, Dodik juga mengingatkan jajarannya untuk kembali fokus pada tanggung jawab kepolisian. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah persiapan menyambut kunjungan Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (8/7). Seluruh administrasi dan data diminta disiapkan secara maksimal.
Bagi jajaran Polres Katingan, apel perdana ini bukan sekadar rutinitas. Apel tersebut menjadi simbol bahwa meski kehilangan tiga rekan terbaik, pengabdian kepada masyarakat harus tetap berjalan.
"Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas yang semakin kuat, Polres Katingan berkomitmen melanjutkan perjuangan para Bhayangkara yang telah gugur demi tugas dan negara," pungkasnya.
(des/des)
