Motif pembongkaran makam di Pemakaman Kristen Protestan dan Advent, Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur (Bartim) masih misteri. Namun mayoritas makam yang dibongkar adalah makam wanita.
"Mayoritas makam yang dibongkar adalah makam perempuan. Antara lain makam Yuneti, Mimis, Tinah, Dewiani, Yusmine, Lusi Mahat, Sania, Diang Alu, Harunim, Liwei, Estina, Ruminah, dan Yuni Tawal. Satu makam laki-laki atas nama Basuni," ujar Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, Sabtu (27/6/2026).
Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui adanya barang yang hilang maupun perubahan terhadap jenazah karena tidak dilakukan pembongkaran ulang makam. Keluarga juga menyatakan tidak menghendaki ekshumasi untuk kepentingan penyelidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk motif dugaan pembongkaran makam masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Pematang Karau," ujar AKP Eko.
Kasus ini terungkap setelah salah seorang ahli waris melaporkan adanya lubang bekas galian di makam anggota keluarganya berinisial S pada Selasa (23/6/2026). Laporan itu langsung ditindaklanjuti personel Polsek Pematang Karau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan melakukan pemeriksaan di lokasi pada Rabu (24/6/2026).
Dalam pengecekan awal, petugas menduga sekitar 14 makam pernah mengalami pembongkaran. Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang ditemukan antara lain sepasang sarung tangan, sebilah kayu, serta dua botol bekas obat batuk.
"Kami menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Unit Reserse Kriminal Polsek Pematang Karau masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami berbagai kemungkinan untuk mengungkap pelaku maupun motif pembongkaran makam," ujarnya.
