Hendak Mandi, Pria Morut Ditembak Tetangga hingga Tewas

Regional

Hendak Mandi, Pria Morut Ditembak Tetangga hingga Tewas

Rangga Musabar - detikKalimantan
Jumat, 26 Jun 2026 17:58 WIB
Kapolda Sulteng Brigjen Nasri saat konferensi pers terkait kasus penembakan maut di Morowali Utara.
Foto: Kapolda Sulteng Brigjen Nasri saat konferensi pers terkait kasus penembakan maut di Morowali Utara. (Rangga Musabar/detikSulsel)
Morowali Utara -

Pria berinisial KR di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng), ditembak menggunakan senapan angin oleh tetangganya, KS (33). Korban yang hendak mandi itu pun tewas.

Dikutip dari detikSulsel, peristiwa terjadi di rumah korban di Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kamis (11/6) sekitar pukul 18.00 Wita. Korban awalnya baru pulang dari kebun dan lalu membersihkan diri dari luar rumah.

"Selanjutnya istri korban membantu korban membersihkan badannya dengan memberi lulur di bagian punggung," kata Kapolda Sulteng Brigjen Nasri dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban lantas mengambil air panas yang sebelumnya disiapkan istrinya untuk dicampur sebagai air mandi. Korban lalu menuangkan air panas tersebut ke dalam ember.

"Kemudian korban keluar rumah melalui pintu samping untuk menuju ke kamar mandi yang terletak di luar rumah," ujarnya.

Sesaat setelah berada tepat di depan pintu rumah, korban tiba-tiba mengeluh kesakitan. Korban mengalami luka tembak di bagian dada.

"Korban sempat mengatakan 'aduh' sambil memegang dada sebelah kiri, kemudian terjatuh ke arah belakang," tutur Nasri.

Istri korban lalu menghampiri korban dan mendapati dada kiri suaminya mengeluarkan darah. Istri korban kemudian berlari meminta pertolongan ke rumah tetangga.

"Setelah itu istri korban kembali lagi ke rumah, yang mana saat itu korban sudah dalam keadaan sekarat dan akhirnya mengembuskan napas terakhirnya," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui telah merencanakan kejahatannya setelah memantau aktivitas korban. Penembakan ini dipicu sengketa tanah antara korban dan pelaku.

"Motif tersangka dilatarbelakangi dendam pribadi akibat perselisihan yang telah berlangsung cukup lama antara tersangka dan korban, terkait masalah transaksi tanah serta konflik pribadi lainnya," ujar Nasri.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads