Pembunuh Perempuan di Banjar Terungkap, Bermula Injak Sawah

Kalimantan Selatan

Pembunuh Perempuan di Banjar Terungkap, Bermula Injak Sawah

Khairun Nisa - detikKalimantan
Senin, 22 Jun 2026 11:18 WIB
Barang bukti pembunuhan perempuan di area persawahan Kabupaten Banjar.
Barang bukti pembunuhan perempuan di area persawahan Kabupaten Banjar. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjar -

Penemuan mayat perempuan bernama Norlina (37) dengan leher hampir terputus di area persawahan Desa Lok Tunggul, Pengaron, Kabupaten Banjar pada (30/5) lalu akhirnya terungkap. Pelakunya adalah tetangga korban, Adul Sakar (60).

Kapolres Banjar AKBP Fadli mengungkapkan pelaku telah ditangkap 19 Juni lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan pembunuhan tersebut karena merasa tersinggung dan sakit hati dengan korban.

"Korban mengatakan "dasar bungul" kepada pelaku karena pelaku menginjak sawah korban bekerja," ujar Fadli, dalam konferensi pers di Mapolres Banjar, Senin (22/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, korban dan pelaku memang bertetangga dan tinggal di desa yang sama. Pelaku saat itu melewati sawah korban, melihat hal itu, korban meneriaki pelaku.

"Karena tidak terima, pelaku menyerang korban," katanya.

Pelaku menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) milik korban yang ada di TKP. Secara membabi buta, pelaku menyerang korban di bagian leher.

"Hingga (lehernya) hampir terputus, kemudian juga menyerang anggota tubuh korban beberapa kali," beber Fadli.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung menyimpan sajam milik korban di dekat korban dan pergi meninggalkan korban. Korban pun akhirnya ditemukan tewas tak bernyawa oleh suaminya.

Sebelumnya, warga sekitar persawahan Dusun Pangkalan, Kabupaten Banjar dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kondisi leher nyaris putus, Sabtu (30/5/2026) sore. Perempuan itu belakangan diketahui bernama Norlina (37) warga Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.

Adapun kronologi penemuan jenazah yang didapat dari keluarga korban yakni korban pergi ke daerah persawahan sekitar pukul 15.30 Wita, tak kunjung kembali meski sudah malam. Suami korban mencari ke daerah persawahan pukul 18.30 dan menemukan korban sudah dalam posisi meninggal dunia.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads