Siti Juhairiyah (29) korban pembakaran mantan istri siri meninggal dunia di RSUD Hanau Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Senin (22/6/2026) pagi. Kabar ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Hanau, dr Atet Kurniadi.
"Iya benar, sekitar jam 05.00 WIB pagi tadi. Belum tahu dimakamkan di mana, di Pangkalan Banteng atau dibawa ke NTB (Nusa Tenggara Barat), keluarga masih berdiskusi," ujar dr Atet kepada detikKalimantan Senin (22/6).
Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto juga membenarkan jika korban Siti telah meninggal dunia pagi tadi. Kepolisian turut berada di RSUD untuk membantu pengurusan jenazah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya betul kami sekarang di RSUD Hanau untuk ikut mengurus jenazah. Belum tahu dimakamkan di mana," ujar Kapolsek.
Untuk diketahui, Siti menjadi korban kekejian mantan suami siri Sendi Ramadan. Peristiwa tragis itu terjadi di sebuah warung angkringan di Kilometer 63, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Ia sempat dirawat intensif selama 10 hari di RSUD Hanau Kabupaten Seruyan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, sebelum melakukan pembakaran, pelaku diduga lebih dulu memukul kepala korban menggunakan sebatang kayu. Usai menjalankan aksinya, Sendi langsung melarikan diri.
Sementara itu, pelaku Sendi Ramadan sudah berhasil ditangkap tim gabungan di Kabupaten Bontang Kalimantan Timur pada Jumat (19/6/2026).
