Aksi pencurian burung terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Aksi yang terekam CCTV dan videonya viral itu membuat warganet geleng-geleng kepala.
Pencurian burung itu terjadi di Jalan Kopi Selatan, Gang Salak, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, pelaku tampak santai memasuki teras rumah korban.
Setelah memastikan kondisi sekitar aman, ia menurunkan kandang burung yang tergantung di teras rumah korban. Tak lama kemudian, pelaku membuka kandang dan mengambil seekor burung murai peliharaan korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang membuat aksi pencurian ini menjadi sorotan adalah cara pelaku membawa kabur hasil curiannya. Tanpa tas, karung, ataupun kotak penyimpanan, burung tersebut dimasukkan ke dalam celana pelaku lalu meninggalkan lokasi.
Pemilik rumah mengaku pencurian burung yang terekam CCTV itu bukan kali pertama terjadi. Bahkan, sebelumnya korban juga kehilangan burung murai yang ditaksir sekitar Rp 20 juta.
Diduga sebelum beraksi, pelaku lebih dulu mengamati situasi rumah korban. Meski mengetahui adanya kamera pengawas, tampaknya tidak menyurutkan niatnya untuk melancarkan aksi pencurian.
Terlepas dari itu, kasus pencurian burung kerap terjadi di wilayah Kotim. Pada Mei 2026, seorang warga juga kehilangan burung murai beserta sangkarnya dengan total kerugian lebih dari Rp 5 juta.
Saat dikonfirmasi terkait video yang beredar, Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban. Sementara itu, warga berharap pencurian burung yang terus berulang di Kotim dapat segera diungkap aparat kepolisian.
"Belum ada laporan, namun kami akan coba mengecek ke lapangan jika sudah membuat resah warga," ujar AKP Edy, Selasa (2/6/2026).
