Melerai Perkelahian Pemuda, Kapolsek dan Anggota Malah Dipukuli

Regional

Melerai Perkelahian Pemuda, Kapolsek dan Anggota Malah Dipukuli

Saktyo Dimas R - detikKalimantan
Minggu, 08 Mar 2026 14:29 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Kendal -

Berawal ingin melerai perkelahian kelompok pemuda, Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho beserta anggotanya malah jadi sasaran pemukulan. Peristiwa terjadi di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kendal.

Dikutip dari detikJateng, aksi pemukulan itu terjadi Minggu (8/3) sekitar pukul 04.00 WIB. Anggota yang turut menjadi sasaran pemukulan adalah Brigadir Polisi Hendy. Aksi ini pun viral di media sosial.

Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, membenarkan peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar mas, saya dan anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda. Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB ikut desa Krajan Kulon kecamatan Kaliwungu," kata Wahyu Nugroho saat dihubungi detikjateng, Minggu (8/3/2026).

Wahyu menjelaskan awal mula peristiwa tersebut terjadi. Pagi itu, dirinya bersama tiga anggotanya melakukan patroli rutin dan pengamanan tradisi ngangklang atau bangunkan sahur.

Saat melakukan patroli, Wahyu mendapat informasi dari warga kalau terjadi perkelahian pemuda di sekitaran desa Krajan Kulon.

"Awalnya kami sedang melakukan patroli keliling karena memang rutin dilakukan sekaligus pengamanan tradisi ngangklang saat sahur. Saat patroli itulah, kami dapat informasi kalau terjadi perkelahian dua kelompok pemuda di sekitaran depo ban ikut desa Krajan Kulon," jelasnya.

Atas informasi tersebut, petugas mendatangi lokasi dan didapati sejumlah pemuda sedang berkelahi dan beradu mulut.

"Kami yang ada di dalam mobil langsung turun dan berusaha melerai mereka," terangnya.

Bukannya mendengarkan arahan dari polisi dan menghentikan perkelahian, para pemuda tersebut justru menyerang anggota yang berusaha melerai. Para pemuda tersebut secara membabi buta memukuli kapolsek dan anggotanya.

Sedikitnya dua orang diamankan dalam kejadian ini. Keduanya ialah MH (20) warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu dan AF (18) warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.

"Waktu diamankan kondisi keduanya mabuk dan saat ini masih kami lakukan pemeriksaan di Polsek Kaliwungu," pungkasnya.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads