Dikira Belanja, Emak-emak Bakar Toko Emas-Bawa Perhiasan Rp 2 M

Dikira Belanja, Emak-emak Bakar Toko Emas-Bawa Perhiasan Rp 2 M

Sahrul Alim - detikKalimantan
Kamis, 12 Feb 2026 17:29 WIB
Emak-emak di Makassar diamankan warga usai mencuri lalu membakar toko emas.
Foto: Emak-emak di Makassar diamankan warga usai mencuri lalu membakar toko emas. (dok. Istimewa)
Makassar -

Emak-emak berinisial SU (41) membakar toko emas menggunakan bom molotov di Jalan Somba Opu, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Terduga pelaku berpura-pura berbelanja hingga menggondol perhiasan senilai sekitar Rp 2 miliar.

Saksi mata bernama Awal (36) menceritakan saat kejadian dia sedang duduk santai di samping toko emas bernama Logam Mulia itu. Terduga pelaku sempat seolah-olah hendak membayar via transfer setelah melihat emas dalam etalase toko.

"Terduga pelaku ini di dalam sementara nego, seolah-olah beli emas. Bukan dari luar melempar, tidak, sementara lihat-lihat barang. Setelah lihat barang, katanya dia mau belanjanya lewat transfer," kata Awal dilansir detikSulsel, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awal menyebut tidak ada cekcok antara pelaku dengan pemilik toko. Warga kemudian dibuat panik begitu api muncul dari dalam toko.

"Tiba-tiba itu ibu lari keluar karena terbakar roknya, ada yang teriak bilang kebakaran. Jadi saya mau kejar itu ibu tapi na bilang (warga), 'nda apa-apa ji, kembali meko ke toko'. Jadi saya kembali ke toko (padamkan api)," ujarnya.

Awal menyebut api bersumber dari botol yang berisi bahan bakar yang dibawa pelaku. Namun awal tak tahu persis cara pelaku melakukan pembakaran.

"Itu api sumbernya ibu yang bawa, itu botol saya kurang tahu disimpan di tasnya atau dia pegang, yang jelas begitu nyala dia keluar itu ibu," kata Awal.

Pelaku yang melarikan diri dari lokasi lantas dikejar hingga diamankan warga setempat.

"Jadi barang buktinya ini, kurang lebih senilai hampir Rp 2 miliar, macam-macam gramnya itu karena dari pihak toko sudah menyampaikan kurang lebih sekitar Rp 2 miliar," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana kepada wartawan di kantornya, Kamis (12/2/2026).

Baca berita selengkapnya di sini.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads