KPK mengungkapkan adanya tren baru, yakni suap menggunakan emas. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang bertugas melacak transaksi mencurigakan yang terindikasi suap pun menanggapi munculnya tren ini. Meski bukan berbentuk uang, PPATK optimistis tetap dapat mengendus praktik suap menggunakan emas.
Dilansir detikNews, Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan bahwa suap dengan emas tidak lantas akan lolos dari pengawasan PPATK. Menurutnya, bagaimanapun nantinya emas akan dicairkan. Dari situlah transaksi bisa terdeteksi.
"Kejahatan bisa disamarkan, tetapi aliran uangnya sulit untuk disembunyikan. Di situlah PPATK bekerja. Suatu saat (emas) kan dicairkan," ungkapnya, Sabtu (7/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Natsir menegaskan kepada para pelaku suap bahwa emas pun tak bakal lolos dari pemeriksaan. PPATK akan tetap bekerja mengikuti penggunaan uang hasil kejahatan.
"Benar, jangan anggap suap emas bisa lolos dari PPATK. Prinsipnya, kita mengejar uang hasil kejahatan. Follow the money," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan ada peningkatan tren penggunaan emas untuk suap. Emas digunakan karena bentuknya yang kecil tapi bernilai tinggi.
"Tren yang disampaikan memang benar, apalagi sekarang tren harga emas yang dalam beberapa bulan terakhir ini terus meninggi ya, menanjak gitu ya," katanya di Gedung KPK, Jumat (6/2/2026).
"Kan jadi barang yang digunakan untuk memberikan suap itu biasa adalah barang-barang yang ringkas, barang-barang yang kecil tetapi bernilai besar. Ya yang legal, artinya yang legal ya," lanjutnya.
Saat ini, nilai emas terus naik dan sempat menembus angka Rp 3 juta per gram. KPK pun mengaku sempat menemukan barang bukti emas ketika melakukan OTT, salah satunya dalam kasus Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
"Membawanya mudah, ringkas, diberikannya tidak berat. Begitu pun juga dengan emas, memang betul trennya seperti itu. Ya tentunya dengan beberapa kali kita melakukan mendapatkan barang bukti pada saat tertangkap tangan ini berupa emas, ya kita juga jadi aware gitu ya seperti itu," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
(des/des)
