Begal Payudara Teror Para Perempuan di Kalsel, Modus Pepet Motor

Begal Payudara Teror Para Perempuan di Kalsel, Modus Pepet Motor

Khairun Nisa - detikKalimantan
Senin, 26 Jan 2026 20:30 WIB
ilustrasi
Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Edi Wahyono
Banjarmasin -

Begal payudara beraksi di Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kali ini, dua orang wanita menjadi korban dari begal yang beraksi dini hari. Korban bernama Ica menceritakan bahwa saat itu ia tengah berboncengan dengan sepupunya untuk pergi bekerja sekitar pukul 05.45 WIB.

"Jadi dari jauh itu sepupu saya sadar ada yang mengikuti kami, ia memberitahu saya untuk menambah kecepatan," ujar Ica pada detikKalimantan, Senin (26/1/2026).

Saat Ica berusaha menambah kecepatan, pelaku yang sudah mengikuti dari jauh itu tetap mengikuti keduanya. Bahkan, pelaku sempat berusaha memegang bagian tubuh privat sepupunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepupu saya teriak, di situ saya lihat pelaku sudah ada di samping motor kami. Kondisi jembatan sepi saat itu, kami teriak minta tolong," tutur Ica.

Namun, suasana sepi pagi hari membuat tak ada orang yang mendengar teriakan keduanya. Sepupunya sempat mengalami syok.

"Saya langsung menambah kecepatan mencari jalan yang ramai, di situ kami sangat ketakutan dan trauma," ucapnya.

Kapolsek Anjir Muara Iptu Aspi Hadi membenarkan bahwa ada kejadian tersebut, tetapi belum ada laporan polisi. Pihaknya masih menunggu adanya laporan polisi untuk bisa menindak lanjuti perihal begal payudara tersebut.

"Benar ada kejadian dan ada masuk pengaduan, tetapi tidak ada laporan polisi. Jika nanti ada LP, maka akan kita tindak lanjuti," sebutnya.

Di tempat lain, seorang lelaki tertangkap memegang bagian vital perempuan di Sungai Danau, Tanah Bumbu. Korban menyebut pelaku memegang pantatnya.

"Dia memegang bagian pantat saya, saat ditanya warga dia ternyata bisu," ungkap Bunga (bukan nama sebenarnya).

Sebelumnya, polisi mengamankan pria di Banjarbaru yang diduga telah melakukan begal payudara sebanyak 15 kali terhadap para perempuan. Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Pius Loda menjelaskan modus pelaku, yakni dengan memepetkan motor ke korban.

"Motivasinya angan-angan seksual, jadi pelaku merasa puas usai melakukan aksinya," sebut Pius belum lama tadi.

Adapun para pelaku begal payudara yang meresahkan perempuan itu terancam Pasal 60A Undang-undang RI nomor 12 tahun 2012 tentang tidak pidana kekerasan seksual.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads