Bocah 6 Tahun di Ketapang Babak Belur Dianiaya Pacar Ibunya

Bocah 6 Tahun di Ketapang Babak Belur Dianiaya Pacar Ibunya

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 16 Jan 2026 18:59 WIB
Poster
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Foto: edit Wahyono
Ketapang -

Seorang anak laki-laki berusia enam tahun di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi korban penganiayaan. Pelaku berinisial R (27) yang merupakan pacar ibu korban kini sudah ditangkap.

"Pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban mengalami sejumlah luka lebam di tubuh dan wajah sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit," jelas Kasat Reskrim Polres Ketapang, Iptu Dedy Syahputra Bintang, Jumat (16/1/2026).

Dedy menjelaskan, penangkapan ini setelah ayah kandung korban berinisial D (35) membuat laporan di Polres Ketapang. Setelah ada laporan, serangkaian penyelidikan pun dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah pelaku ditangkap, diketahui penganiayaan ini terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB," jelas Dedy.

Peristiwa bermula ketika ibu korban berinisial Y membawa anaknya ke rumah pelaku. Setelah itu, ibunya pergi ke pasar dan meninggalkan anaknya bersama pelaku.

"Saat itu pelaku hanya berdua dengan korban di rumahnya di Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan. Saat itulah penganiayaan terjadi," beber Dedy.

Hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan ini berkaitan dengan kekesalan pelaku karena korban sering sakit. Sehingga biaya pengobatan menguras uang yang rencananya disiapkan untuk pernikahan dengan ibu korban.

"Pelaku mengaku emosi, lalu melakukan penganiayaan terhadap anak tersebut dengan tangan kosong. Luka ditemukan di sekujur tubuh, terutama di bagian badan dan wajah korban," katanya.

Untuk diketahui, ibu korban dan pelaku memang menjalin hubungan asmara yang hampir sampai ke pelaminan. Ibu korban secara administrasi masih sah sebagai istri D, namun sebulan ini sudah berpisah setelah dijatuhkan talak.

Hingga kini korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Polisi menegaskan bahwa kasus ini ditangani secara khusus mengingat korban merupakan anak di bawah umur.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads