Pria Berjaket Ojol Tembak Lansia gegara Kehabisan Uang Saat Liburan

Regional

Pria Berjaket Ojol Tembak Lansia gegara Kehabisan Uang Saat Liburan

Rifat Alhamidi - detikKalimantan
Kamis, 25 Des 2025 22:00 WIB
Tersangka penembakan lansia di sekitar kawasan Asrama Polisi, Sukajadi, Kota Bandung.
Tersangka penembak lansia. Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar
Balikpapan -

Viral di media sosial seorang pria yang memakai jaket ojol melepaskan tembakan airsoft gun terhadap seorang lansia. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Asrama Polisi (Aspol) Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung pada Rabu (24/12/2025).

Pelaku berjaket ojol itu menembak seorang lansia dipicu dugaan penipuan jual beli emas. Semuanya bermula saat pelaku membonceng wanita untuk bertransaksi emas dengan korban. Korban kemudian menyerahkan uang transaksi pembelian, namun akhirnya menyadari barang yang dibelinya itu palsu.

Korban kemudian berusaha menangkap HJ. Si wanita itu lalu tertangkap dan korban dengan sekuat tenaga langsung menariknya hingga terjatuh saat tiba di area Aspol Polrestabes Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita itu kemudian langsung kabur ke area dalam Aspol Polrestabes Bandung. Sedangkan pria berjaket ojol yang membonceng wanita itu, memberi perlawanan setelah pelariannya dihentikan korban.

Tak diduga, pria berjaket ojol ini malah mengeluarkan senjata yang belakangan diketahui jenis airsoft gun. Meski sempat meletuskan tembakan ke arah korban, aksinya kemudian berhasil dihentikan oleh massa yang berdatangan.

"Ternyata bawa senjata airsoft gun. Langsung dikeroyok sama massa, akhirnya kena juga, sampai babak belur si terduga pelaku," ungkap Titin, salah satu saksi mata.

Meski demikian, korban sudah terlanjur mengalami luka setelah berjibaku menghentikan pelaku yang mengeluarkan airsoft gun. Untungnya, luka tersebut tidak terlalu fatal.

"Iya, tapi nggak sampai dibawa ke rumah sakit, kena bagian mulutnya. Tapi nggak kenapa-kenapa," ungkapnya.

"Pelaku diamankan di GOR, nggak tau selanjutnya dibawa ke mana. Dugaannya penipuan (jual-beli) emas," lanjut dia.

Diketahui pria berjaket ojol itu berinisal HJ. Setelah diperiksa, HJ langsung ditetapkan jadi tersangka. Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan, HJ yang teridentifikasi beralamat di Pekalongan mulanya tengah berlibur dengan istrinya di Bandung.

HJ dan istri kemudian menjual emas kepada korban yang merupakan penjual di sekitar lokasi kejadian.

"Pada saat itu tersangka dengan istrinya menjual emas di toko ataupun pedagang emas di pinggir jalan, dengan menawarkan dengan harga Rp 7 juta. Tapi kemudian ditawar oleh pedagang emas dengan harga Rp 5 juta," katanya, Kamis (25/12/2025).

Korban kemudian dua kali mengecek keaslian emas tersebut menggunakan alat yang dia miliki. Setelah dipastikan emas itu asli, korban lalu menyerahkan uang Rp 5 juta kepada tersangka.

Namun selanjutnya, korban sekali lagi mengecek keaslian emas tersebut setelah tersangka dan istrinya pergi. Ternyata, emas itu palsu yang membuat korban langsung mengejar pria berjaket ojol ini.

"Tersangka dikejar oleh korban. Tidak jauh dari TKP, tepatnya di depan asrama polisi, ketangkap dan akhirnya terjadi cekcok mulut korban dengan pelaku," ungkapnya.

HJ yang panik kemudian mengeluarkan airsoft gun yang dia bawa ke Pekalongan. Meski sempat meletuskan tembakan, aksi HJ kemudian terhenti dan jadi bulan-bulanan massa.

HJ dan istrinya diketahui sudah 3 hari berlibur di Kota Bandung. Rabu (24/12) kemarin, dia kehabisan uang lalu memutuskan untuk menjual emas miliknya kepada seorang pedagang yang jadi korban.

"Booking hotel untuk tiga hari. Cuman mau liburan aja (di Bandung) karena harganya murah," demikian pengakuan tersangka saat dihadirkan di Mapolrestabes Bandung, Kamis (25/12/2025).

Soal airsoft gun, tersangka mengaku sudah memilikinya sejak 6 bulan lalu. Senjata itu dia bawa dari Pekalongan ke Bandung dengan alasan untuk jaga-jaga.

"Airsoft tadinya udah ada 6 bulanan di saya buat jaga-jaga. Ya untuk jaga-jaga," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, motor yang HJ gunakan ternyata dia ambil di salah satu tempat rental. Sementara, airsoft gun itu dia bawa langsung dari Pekalongan setelah dibeli lewat transaksi online. Jaket ojol yang ia kenakan pun beli secara online, HJ bukanlah driver ojol.

Polisi saat ini masih memeriksa HJ. Sedangkan istrinya, dijadikan saksi karena tidak mengetahui emas yang dijual tersangka merupakan barang palsu.

HJ bakal dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penipuan, Pasal 170 tentang Penganiayaan dan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads