Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah

Kalimantan Selatan

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah

Khairun Nisa - detikKalimantan
Sabtu, 22 Agu 2026 17:25 WIB

Banjarbaru - Asap karhutla menyelimuti wilayah Kalsel. KSAL dan Gubernur datang meninjau langsung, namun menyebut kabut tak separah di medsos. Berikut potretnya di lapangan.

ScreenshotKepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr Muhammad Ali didampingi Gubernur Kalsel, Muhidin pantau dampak karhutla. (Istimewa)

Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) ramai diperbincangkan di media sosial. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr Muhammad Ali bersama Gubernur Kalsel, Muhidin, datang meninjau langsung kondisi di lapangan.

Muhammad Ali tiba di Banjarbaru sekitar pukul 15.00 Wita, Sabtu (22/8/2026). Setelah keduanya meninjau kondisi dampak karhutla di Jalan Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, ia mengungkap bahwa kabut asap tak separah yang diperbincangkan di media sosial. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Namun kondisi sebaliknya dikeluhkan sebagian warga Kalsel. Sekedar diketahui, kabut asap menyelimuti berbagai wilayah di Pulau Kalimantan, termasuk di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Kabut asap terjadi sejak dini hari, Jumat (21/8) hingga berdampak pada jarak pandang dan gangguan pernapasan. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Pantauan detikKalimantan di Kota Banjarbaru, pemandangan masih terlihat diselimuti kabut asap. Begini potret kabut asap di Banjarbaru. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Keluhan disampaikan warga Komplek Aero Polis, Kota Banjarbaru. Menurut warga, asap Karhutla mengganggu aktivitas warga dan mobilitas sehari-hari. Lokasi ini tak jauh dari titik kunjungan KSAL dan Gubernur Kalsel di Jalan Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Muhammad Saleh, salah seorang warga perumahan tersebut menilai asap kian menebal setiap harinya. Bahkan hingga Sabtu (22/8) siang hari, asap terus menyelimuti area perumahannya.

Kondisi hari ini, disebut Saleh semakin parah setiap harinya, yang membuat ia juga mengalami sesak nafas serta sakit mata akibat asap.

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Saleh telah mengungsikan anggota keluarganya yang lain ke tempat yang lebih aman. Ia menyebut, anak dan istri sudah pulang kampung dan ia tetap tinggal di rumah untuk menjaga barang berharga.

Saleh mengakui bahwa kebakaran hutan dan lahan di sekitar rumahnya terus terjadi di sekitar komplek perumahannya. Hal ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu di perumahannya.

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Usai melihat kondisi kabut asap dan titik karhutla di Banjarbaru, Gubernur Kalsel meminta warga Kalsel terus berdoa untuk keadaan kabut asap bisa segera membaik dan tidak semakin parah.

Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah
Begini Potret Kabut Asap di Banjarbaru yang Dinilai Gubernur Tak Parah

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads