Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah

Foto Kalimantan

Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah

Antara/Jessica Wuysang - detikKalimantan
Rabu, 17 Jun 2026 21:00 WIB

Bengkayang - Gawai Nyobeng atau Nibakng digelar di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Senin (15/6/2026). Berikut sederet potretnya.

Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Sejumlah warga Suku Dayak Bidayuh menuruni tangga Rumah Baluk atau rumah adat Dayak Bidayuh saat Gawai Nyobeng atau Nibakng.
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh berdiri di bawah Rumah Baluk saat Gawai Nyobeng atau Nibakng. Gawai Nyobeng merupakan tradisi masyarakat Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang telah diperoleh sekaligus menandai dimulainya kembali masa bercocok tanam
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Sejumlah pria Suku Dayak Bidayuh memainkan alat musik tradisional
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Sejumlah warga Suku Dayak Bidayuh menari di lokasi Rumah Baluk saat Gawai Nyobeng.
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh memperagakan atraksi panjat bambu terbalik diiringi tari-tarian.
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh memperagakan atraksi panjat bambu terbalik.Β Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh.
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbalik pada pelaksanaan Gawai Nyobeng atau Nibakng di Dusun Sebujit Baru, Desa Hlibuei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (15/6/2026). Atraksi yang menampilkan ketangkasan, kekuatan fisik, dan keseimbangan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perayaan adat sebagai wujud pelestarian budaya masyarakat Dayak Bidayuh. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/bar
Seorang pria Suku Dayak Bidayuh mengayunkan tongkat bendera setelah berhasil mencapai puncak bambu usai beratraksi panjat bambu terbali.
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Atraksi di Bengkayang, Memanjat Bambu dengan Kepala di Bawah
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads